Puslatpur Marinir 8 Teluk Ratai Lampung Sebagai Penilai Latihan Brigif 4 Marinir/BS
Suasana pelaksanaan Latihan MUPE Brigif 4 Mar/BS yang diselenggarakan di tiga tempat yang berbeda, salah satunya di Lampung. Foto: Ist
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Dinas Penerangan Korps Kormar (Dispen Kormar) Lampung Pusat Latihan Pertempuran Marinir (Puslatpurmar) 8 Teluk Ratai sebagai satuan pelaksana di bawah Komando Latih Marinir (Kolatmar) berpusat di Grati Kabupaten Pasuruan mempunyai tugas pokok melaksanakan rencana dan program pembinaan kemampuan Kolak-Kolak Korps Marinir baik sebagai Pasukan Pendarat (Pasrat) dalam peperangan amfibi, operasi darat maupun operasi khusus melalui latihan, penelitian, pengkajian serta pengembangan taktik dan prosedur serta membina potensi maritim menjadi pertahanan keamanan matra laut yang berkedudukan dibawah dan bertanggung jawab kepada Dankormar.
Kali ini hadir sebagai Penilai dalam pelaksanaan Latihan MUPE Brigif 4 Mar/BS yang diselenggarakan di tiga tempat yang berbeda yaitu Latihan Mupe Yonif-8 Marinir di Pangkalan Berandan Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Latihan Mupe Yonif 10 Marinir di Setokok, Batam, Kepri dan Latihan Mupe Yonif-7, Yonif-9 Marinir di Padang Cermin Kabupaten Pesawaran, Lampung. Kamis (23/12/2021).
Latihan Pertempuran MUPE yang digelar pada 21 Desember sampai 24 Desember 2021 itu bertujuan untuk meningkatkan kemampuan serta keterampilan teknik dan taktik operasi pertempuran, khususnya di daerah muara, rawa, sungai, dan pesisir pada kondisi dan situasi tertentu.
Latihan ini harus terus diasah dan dikuasai oleh prajurit Korps Marinir sebagai Pasukan Pendarat, untuk meningkatkan kemampuan kesiapsiagaan dalam melaksanakan Tugas Pokok TNI (OMP).
Sementara Komandan Puslatpurmar -8 Teluk Ratai, Mayor Marinir Piski Ade Putra selalu mengikuti dan mengawasi jalannya kegiatan latihan secara langsung, terjun ke daerah latihan juga dilaksanakan melalui vicon di daerah Brandan Sumatera Utara dan melaporkan ke satuan atas.
Danpuslatpurmar 8 juga menekankan ke seluruh prajuritnya yang ditugaskan sebagai penilai dalam latihan ini supaya benar-benar diawasi, di evaluasi, diarahkan kalau ada kekurangan dan kesalahan dalam latihan.
"Sehingga apa yang di harapkan satuan dapat tercapai dengan hasil yang maksimal akan tetapi tetap mengutamakan keselamatan personil dan materil," pungkasnya. (**)
Berita Lainnya
-
PT KAI Tanjungkarang Amankan 29 Bidang Aset
Jumat, 12 Juni 2026 -
Puluhan Daycare di Bandar Lampung Belum Berizin, Orang Tua Diminta Waspada
Jumat, 12 Juni 2026 -
Pemprov Lampung Janji Lunasi Utang DBH Rp549 Miliar ke Pemda Kabupaten/Kota hingga Akhir 2026
Jumat, 12 Juni 2026 -
BPK Ungkap Utang DBH Pemprov Lampung ke Pemda Kabupaten/Kota Capai Rp549 Miliar
Jumat, 12 Juni 2026








