• Jumat, 20 Mei 2022

Ada 221 Kasus Selama 2021, Masyarakat Pesawaran Diimbau Antisipasi DBD saat Musim Hujan

Kamis, 13 Januari 2022 - 14.18 WIB
88

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran, Dr. Media Apriliana. Foto : Ragil/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Pesawaran - Dengan tercatatnya 221 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) selama 2021, Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran mengimbau masyarakat untuk selalu antisipasi pada musim penghujan saat ini.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran, Dr. Media Apriliana mengatakan, pihaknya mengimbau masyarakat antisipasi DBD saat musim penghujan yaitu dengan menjaga kebersihan.

"Apalagi untuk masyarakat Kecamatan Gedong Tataan, dari 221 kasus wilayah tersebut merupakan yang paling tinggi yaitu 107 kasus, kemudian yang paling rendah ada di Tegineneng dengan tiga kasus, selama 2021 juga dari 221 kasus tersebut ada dua warga yang meninggal, maka dari itu kita minta masyarakat jangan menyepelekan kasus DBD tersebut,"katanya saat dikonfirmasi, Kamis (13/01/2022).

Ia menambahkan, apabila dihitung pada Janurari 2022 saat ini, kasus DBD sudah tercatat sekitar 30 kasus.

"Kalau dibandingkan pada tahun sebelumnya yaitu Januari 2021 terdapat kenaikan signifikan, karena tahun Januari tahun sebelumnya hanya ada 13 kasus,"jelasnya.

Media mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya pencegahan yang disampaikan kepada masyarakat.

"Kalau untuk sejauh ini upaya yang sudah kita lakukan yaitu imbauan kepada masyarakat, dengan melalui 14 puskesmas yang ada di setiap kecamatan Bumi Andan Jejama nanti dari pihak masing-masing puskemas memberikan penyuluhan dan sosialisasi terkait bahayanya dan pencegahan dalam menangani kasus DBD tersebut,"katanya.

Selain itu, dalam memaksimalkan upaya pencegahan, pihaknya juga membentuk tim juru pemantau jentik (Jumatik) dari Dinas Kesehatan setempat.

"Jadi tim ini turun sampai ke desa-desa untuk melakukan pemantauan dan mengawasi adanya tempat yang memiliki potensi menjadi sarang nyamuk dan juga tempat berkembang biaknya jentik nyamuk,"jelasnya.

Kemudian, Media juga mengatakan, pihaknya juga tetap melakukan fogging terhadap lokasi yang khususnya terdapat warga terdampak DBD.

"Dan untuk warga yang terdampak, selain kita lakukan fogging, kita berikan juga obat-obatan untuk mencegah jentik nyamuk seperti bubuk Abate,"ungkapnya.

Ia meminta kepada masyarakat untuk menerapkan program 3 M guna mencegah adanya potensi terdampak penyakit demam berdarah tersebut.

"Ini penting untuk masyarakat agar meminimalisir terdampak penyakit DBD, dengan menguras rutin bak mandi, kemudian menutup penampungan air, serta mengubur barang-barang bekas guna mencegah adanya genangan air yang memiliki potensi menjadi sarang jentik nyamuk, jadi dengan menjaga kebersihan tentu dengan otomatis menjaga kesehatan kita juga,"tutupnya. (*)

Video KUPAS TV : PROTES PENGAMBILAN TIKET DI PANTAI SEBALANG