• Minggu, 22 Mei 2022

Pasca Perampokan Tewaskan Karyawati di Lamtim, Agen BRILink di Bandar Lampung Was-was

Minggu, 23 Januari 2022 - 19.07 WIB
323

Suasana agen BRILink yang berada di Jalan P. Tirtayasa, Kota Bandar Lampung, Minggu (23/1/2022). Foto: Ria/kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Beberapa agen BRILink yang ada di Kota Bandar Lampung ikut merasakan resah dan was-was, pasca adanya perampokan yang menewaskan Leli Agustin (20), karyawan agen BRILink di Kecamatan Way Bungur, Lampung Timur pada Jumat (21/1/2022) lalu.

Keresahan tersebut salah satunya dirasakan oleh Maulana (34), pemilik agen BRILink yang berada di Jalan P. Tirtayasa, Kota Bandar Lampung, yang sudah beroperasi sejak lima tahun terakhir.

"Setelah adanya kejadian pembunuhan di Lampung Timur jadi resah dan was-was. Jadi lebih jaga-jaga lagi. Karena namanya kejahatan ada dimana-mana," kata Maulana, saat ditemui di agen BRILink miliknya, Minggu (23/1/2022).

Baca juga : Perampokan di BRI Link Way Bungur Lamtim , Satu Karyawati Tewas Ditembak di Kepala

Karenanya, ia berharap agar aparat kepolisian dapat segera menangkap pelaku serta meningkatkan patroli setiap hari, guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat.

"Harapannya pelaku segera tertangkap dan dihukum setimpal karena sudah menghilangkan nyawa orang. Kami juga berharap kepada aparat kepolisian agar lebih sering patroli dan keliling untuk menciptakan suasana yang kondusif," harapnya.

Menurutnya, banyak risiko yang harus dihadapi oleh agen BRILink. Selain perampokan, kejahatan yang sering terjadi di BRILink sebagai salah satu tempat penyedia jasa keuangan ialah rawan akan penipuan.

"Saya sudah berapa kali mengalami penipuan. Misalnya, orang yang habis tarik tunai mengaku uang nya kurang. Atau biasanya mengaku saldo di ATM nya berkurang banyak. Tidak jarang terjadi juga ada hipnotis," bebernya.

Baca juga : Aparat Kepolisian Olah TKP Kejadian Perampokan di Agen BRI Link Way Bungur Lamtim

Ia juga mengungkapkan, setelah adanya peristiwa pembunuhan tersebut, dirinya tidak lagi menyimpan uang tunai dalam jumlah banyak guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Sekarang uang tunai sudah tidak pegang banyak lagi karena serem. Memang disini jarang-jarang orang mau ambil banyak. Perputaran uang dalam sehari gak sampe puluhan juta, karena memang disini ada ATM dimana-mana," tuturnya.


Hal senada juga disampaikan oleh Eni Kuswatun (25) salah seorang karyawan yang bekerja di BRILink yang terletak di Jalan Pulau Legundi, Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung.

"Saya dapat informasi ada pegawai agen BRILink yang meninggal karena dibunuh perampok. Jadi takut dan was-was. Karena namanya kerja di tempat kaya gini kan gak ada jaminan keamanan dari siapapun," katanya.

Baca juga : Pasca Perampokan, Kapolres: Seluruh agen BRILink di Lamtim Akan Dipasang CCTV

Ia berharap agar aparat kepolisian segera menangkap pelaku dan memberikan hukuman seberat mungkin, agar memberikan efek jera kepada pelaku dan orang lain yang memiliki niat jahat.

"Polisi juga harapannya bisa meningkatkan patroli, karena saya pribadi merasa sedikit tenang kalau ada polisi yang suka lewat," terangnya.

Menurutnya, dalam satu hari transaksi yang terjadi di BRILink tidak begitu besar. Hal tersebut lantaran BRILink tempatnya bekerja berada di pusat keramaian sehingga bank dan ATM banyak ditemukan.

"Disini bank dan ATM ada dimana-mana. Jadi masyarakat juga lebih memilih untuk menggunakan ATM," tutupnya. (*)


Video KUPAS TV : PERAMPOKAN DAN PENEMBAKAN DI AGEN BRILINK LAMTIM