• Minggu, 22 Mei 2022

Jamaah Antusias Hadiri Pengajian Tauhid A'a Gym di Kota Metro

Selasa, 25 Januari 2022 - 21.26 WIB
499

Ustadz kondang nasional KH. Abdullah Gymnastiar alias A'a Gym, saat memberikan kajian di Masjid Agung Taqwa Kota Metro, Selasa (25/1/2022). Foto: Arby/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Metro - Jamaah antusias mendengarkan kajian tauhid yang disampaikan ustadz kondang nasional KH. Abdullah Gymnastiar alias A'a Gym, di Masjid Agung Taqwa Kota Metro, Selasa (25/1/2022) malam.

Kegiatan yang digelar usai ibadah salat Isya tersebut dipenuhi jamaah dari dalam dan luar Kota Metro. Jamaah juga memadati lantai satu dan dua dalam masjid hingga teras masjid.

Dari pantauan Kupastuntas.co, puluhan petugas gabungan Polri, Satpol-PP dan Dishub dikerahkan untuk menjaga dan mengamankan jalannya kegiatan.

Kegiatan itu juga disebut mematuhi protokol kesehatan Covid-19, di lingkungan masjid juga terdapat aplikasi PeduliLindungi yang diperuntukkan bagi jamaah.

Sayangnya, hingga pukul 20.18 WIB konfirmasi cek-in dalam aplikasi PeduliLindungi hanya dihadiri 38 orang dari kapasitas 5.000 orang yang disediakan.

Padahal kegiatan telah berlangsung dan ribuan jamaah telah berada dalam ruangan masjid. Salah seorang panitia pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa kapasitas dalam masjid hanya menampung 5.000 orang.

"Kalau dari scan PeduliLindungi kapasitas untuk 5 ribu orang, yang datang penuh di lantai bawah sama atas, ada juga yang di luar," ucap salah satu panitia pelaksana.

Sementara, salah seorang pengunjung mengaku antusias untuk menyaksikan kajian tauhid dari A'a Gym. Menurutnya, sudah waktunya Kota Metro membuka diri untuk menggelar kegiatan-kegiatan dengan menghadirkan orang banyak.

"Kalau antusias ya pastinya antusias banget, apalagi kita ini sudah lama banget tidak ada kegiatan-kegiatan seperti ini sejak Covid-19. Ya sudah waktunya sih kita membuka diri ya untuk menghadirkan ustadz-ustadz yang skala nya nasional dengan peserta yang banyak," kata Aziza Pratiwi, jamaah asal Kecamatan Kota Gajah, Lampung Tengah.

Harapan serupa diutarakan Lukman, ia berharap pemerintah Kota Metro dapat mengeluarkan kebijakan untuk membuka kembali pelaksanaan kegiatan bagi masyarakat.

"Semoga pemerintah di Metro dapat kembali mengizinkan pelaksanaan kegiatan-kegiatan seperti ini di masjid-masjid. Apalagi acara malam ini telah berlangsung, semoga kedepannya kegiatan seperti ini bisa terus digelar, bisa menghadirkan ustadz nasional juga," ujarnya.

Dalam kajiannya, KH. Abdullah Gymnastiar atau yang akrab disapa A'a Gym menyampaikan kiat menghadapi persoalan-persoalan dalam hidup.

"Kiat menghadapi masalah hidup dalam Al Baqarah Ayat 216. Kemudian meninggal itu atas perintah Allah, pada waktu yang sesuai dengan rencana Allah yang sudah ditentukan Allah, diantaranya lewat sakit tapi bukan sakit yang menyebabkan kematian, kalau sudah terjadi harus Ridho," salah satu kutipan dalam kajian tauhid A'a Gym.

Dalam kajiannya, A'a Gym juga mengajak para jamaah untuk memudahkan segala urusan dengan cara tidak mempersulit diri sendiri.

"Jangan mempersulit diri, mudahkan segala urusan. Selalu berbaik sangka terhadap sesama. Hati-hati yang punya pangkat dan jabatan, jangan sampai tertipu oleh jabatan, yang dapat menimbulkan kesombongan," ucapnya.

Dari informasi yang dihimpun Kupastuntas.co, kajian tersebut juga dihadiri Walikota Metro Wahdi dan Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman beserta sejumlah Forkopimda.

Untuk diketahui, Kota Metro menyandang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1. Pengajian akbar dan kajian tauhid bertema Manajemen Qolbu tersebut diselenggarakan oleh Pemkot Metro, bekerjasama dengan Badan Kontak Majelis Taqlim (BKMT) Masjid Taqwa Kota Metro, komunitas Ayo Cinta Masjid (ACM), dan Dompet Peduli Umat Daarut Tauhiid (DPU DT) Peduli Kota Metro. (*)