Pentingnya Peran Keluarga Jauhkan Anak dari Narkotika
Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Sekretaris Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung, Mikdar Ilyas menilai, keluarga memiliki peran yang penting untuk menjauhkan anak-anaknya dari lingkaran hitam narkotika.
Mikdar juga mengungkapkan jika anak seringkali dijadikan sebagai target pasar yang sangat menjanjikan dalam penyalahgunaan narkoba. Hal tersebut lantaran pada usianya, anak masih mencari identitas diri dan rentan terpengaruh bujuk rayu.
"Mulai dari sekarang ketatkan pengawasan terhadap anak baik yang berusia kecil maupun besar. Baik laki-laki maupun perempuan. Karena sekarang narkoba sudah tidak lagi digunakan untuk orang dewasa saja tapi juga sudah sampai ke anak-anak," kata Mikdar, saat dihubungi kupastuntas.co, Selasa (25/1/2022).
Ia melanjutkan, orang tua yang sibuk bekerja sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, cenderung lebih membiarkan anaknya beraktivitas bebas tanpa adanya pengawasan yang ketat.
"Orang tua memang harus memberikan pengawasan yang ketat. Apalagi sekarang orang tua sudah sibuk bekerja sendiri, sehingga anak-anak lepas dari kendali sehingga salah dalam pergaulan," lanjutnya.
Baca juga : Kian Mengkhawatirkan, BNN Akui Rehabilitasi Pecandu Dibawah 10 Tahun
Menurutnya, selain orang tua peran guru di sekolah juga dinilai penting dalam memperhatikan tumbuh kembang dari seorang anak. Jika ditemukan perkembangan yang tidak sesuai maka guru harus segera berkomunikasi dengan orang tua siswa.
"Guru juga harus memperhatikan perkembangan anak didik. Jika tingkah mulai aneh, segera komunikasi dengan orang tua. Namun yang tak kalah penting juga adalah pendidikan agama, sehingga anak tahu mana yang benar dan mana yang tidak," ungkapnya.
Menurutnya, kalangan remaja jika terpapar narkotika dinilai lebih rentan sebagai pengguna jangka panjang. Sebab, usia remaja memiliki jangka waktu yang cukup panjang dalam mengkonsumsi narkoba.
"Pengedar saat ini sudah mengintai anak-anak, jadi ketergantungan dan ada yang memakai. Ini sudah di program kan pengedar. Maka jika ada yang tertangkap harus diberikan hukuman seberat mungkin untuk efek jera," tutupnya. (*)
Video KUPAS TV : PENANGKAPAN PENGEDAR SABU JARINGAN PEKANBARU LAMPUNG
Berita Lainnya
-
Mahasiswa Bubarkan Diri, Ultimatum Aksi Massa Lebih Besar Bila Tuntutan Tidak Dipenuhi
Senin, 15 Juni 2026 -
Mahasiswa Akuntansi Universitas Teknokrat Indonesia Ciptakan Inovasi 'Si KULPIS', Kerupuk Kulit Pisang yang Bernilai Ekonomi dan Ramah Lingkungan
Senin, 15 Juni 2026 -
Peringati Hari Donor Darah Sedunia, Akar Hotels & Resorts Lampung Gelar Aksi Donor Darah Bersama UDD Pembina PMI Provinsi Lampung
Senin, 15 Juni 2026 -
KM Arof Tenggelam Diterjang Cuaca Buruk di Perairan Lampung Timur, Dua ABK Hilang
Senin, 15 Juni 2026








