Sekolah Diminta Kerjasama dengan Puskemas Guna Lakukan Tracing Jika Siswa Terpapapar Covid-19
Reihana Kadinkes Provinsi Lampung. Foto: Dok Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Dinas Kesehatan Provinsi
Lampung meminta kepada semua satuan pendidikan untuk melakukan kerjasama dengan
puskemas terdekat dengan lingkungan pendidikan.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana, mengatakan
jika kerjasama tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi jika sewaktu-waktu
ditemukan siswa maupun guru yang terpapar Covid-19.
"Kalau ditemukan ada siswa yang positif Covid-19 maka
puskemas langsung diminta melakukan tracing. Maka setiap sekolah harus terus
berkoordinasi dengan puskemas terdekat," kata Reihana saat dimintai
keterangan, Selasa (1/2/2022).
Ia melanjutkan, tim surveilans ditiap-tiap daerah juga
penting untuk melakukan skrining secara aktif termasuk pada kegiatan
pembelajaran tatap muka (PTM) yang saat ini sudah mulai dilaksanakan.
"Skrining ini juga penting sebagai upaya untuk menekan
penularan dan segera dilakukan tatalaksana jika ditemukan ada yang positif
Covid-19. Tatalaksana yaitu isolasi dan juga karantina," ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut Reihana juga mengungkapkan jika
sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan jumlah sekolah dan juga siswa
di Lampung yang terpapar Covid-19 selama kegiatan PTM berlangsung.
Dikonfirmasi terpisah Sekretaris Dinas Pendidikan dan
Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung, Tommy Efra Handarta, mengatakan jika
ada siswa maupun guru yang terpapar Covid-19 maka kegiatan PTM harus dihentikan
sementara waktu.
"Kalau ada siswa yang terpapar Covid-19 maka disarankan untuk tidak melakukan kegiatan selama 5x24 jam. Tapi kalau yang terpapar gurunya maka harus tutup 14x24 jam," tuturnya. (*)
Video KUPAS TV : DIDUGA AC STANDING MENYALA 24 JAM, AULA DISDIKBUD KEBAKARAN
Berita Lainnya
-
Posko Masjid Ramah Pemudik UIN RIL Berikan Pelayanan Humanis
Rabu, 25 Maret 2026 -
Tertinggal di Tol Bakter, Tas Berisi Rp 7,7 Juta dan USD 20 Ribu Kembali ke Tangan Pemilik
Senin, 23 Maret 2026 -
Hingga H+1 Lebaran, 39 Kecelakaan Terjadi di Lampung 11 Orang Meninggal Dunia
Senin, 23 Maret 2026 -
Antisipasi Lonjakan Arus Balik, Dishub Lampung Siapkan Pelabuhan Panjang Jadi Alternatif
Senin, 23 Maret 2026








