Penjaga Kios Reaktif Covid-19 di Pasar Bambu Kuning Mengaku Sedang Meriang
Alat swab antigen milik petugas kesehatan saat sidak ke pasar Bambu Kuning. Foto: Didik/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Saat inspeksi mendadak (Sidak) di Pasar Bambu Kuning, Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menemukan 9 orang pemilik dan penjaga kios reaktif Covid-19, Selasa (8/2/2022).
Hasil
tersebut didapat saat dilakukan tracing usai satu pemilik kios ditemukan
reaktif Covid-19, dan Tim Satgas Covid-19 pun langsung melakukan tracing kepada
35 orang dan penjaga kios yang berada di sekitar kios tersebut.
Salah
satu penjaga kios yang juga reaktif saat dites antigen mengaku kaget dan tidak
menyangka kalau dirinya juga reaktif.
"Kaget
lah, saya memang hari ini agak meriang, tapi saya merasanya meriang seperti
biasa," ungkap gadis 20 tahun yang minta identitasnya disembunyikan, saat
ditemui kupastuntas.co di kiosnya saat akan pulang untuk isolasi mandiri.
Sementara
Suti, penjaga kios batik disebelahnya yang negatif Covid-19 saat dites antigen
mengaku tidak kuatir sama sekali, dan merasa biasa-biasa saja.
"Biasa
saja sih, karena disini juga sering ada yang reaktif. Yang penting bisa menjaga
diri saya. Disini dengan kios lain juga jarang ngobrol dan berkumpul, saling
jaga kios sendiri-sendiri," kata ibu satu anak warga Kedaton itu.
Suti
juga berharap agar Covid-19 cepat hilang dan tidak ada lagi di dunia ini.
"Sudah
mas, sejak ada corona kios sepi terus, gak kayak dulu yang selalu ramai orang
belanja. Apalagi kalo hari Sabtu dan Minggu, pasti ramai," harapnya. (*)
Berita Lainnya
-
Diduga Rem Overheat, Bus Penumpang Terbakar di Tol Bakter
Senin, 15 Juni 2026 -
Mahasiswa Bubarkan Diri, Ultimatum Aksi Massa Lebih Besar Bila Tuntutan Tidak Dipenuhi
Senin, 15 Juni 2026 -
Mahasiswa Akuntansi Universitas Teknokrat Indonesia Ciptakan Inovasi 'Si KULPIS', Kerupuk Kulit Pisang yang Bernilai Ekonomi dan Ramah Lingkungan
Senin, 15 Juni 2026 -
Peringati Hari Donor Darah Sedunia, Akar Hotels & Resorts Lampung Gelar Aksi Donor Darah Bersama UDD Pembina PMI Provinsi Lampung
Senin, 15 Juni 2026








