Pembatas Jalan di Simpang Simpur Kalianda Sisa 3 Unit, Ini Penyebabnya
Pembatas jalan berupa Water Barrier yang berada di Simpang Simpur atau Simpang Masjid Agung, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan (Lamsel), Rabu (16/02/2022). Foto: Imanuel/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Pembatas jalan berupa Water Barrier yang
berada di Simpang Simpur atau Simpang Masjid Agung, Kecamatan Kalianda, Lampung
Selatan (Lamsel) tersisa tiga unit.
Jumlah itu jauh berkurang sejak pemasangan pertama
kali pada Desember 2020 yaitu sebanyak belasan unit.
Dari pantauan kupastuntas.co pada Rabu (16/02/2022),
Water Barrier yang tersisa itu bahkan terlihat sudah tidak lagi berfungsi
sebagai pembatas jalan keluar masuk kendaraan menuju Kota Kalianda karena Water
Barrier sudah berada di pinggir jalan.
Salah satu pengendara yang sering melintasi Simpang
Simpur, Rahmat mengatakan, Water Barrier itu semakin berkurang akibat ditabrak
oleh kendaraan yang melintas.
"Sering ditabrak itu sama mobil, apalagi kalau malam,
disitu kan gelap," katanya saat dimintai keterangan.
Pengendara lainnya, Muslimah mengatakan, dirinya
merasa terbantu dan dimudahkan untuk dapat masuk ke Kota Kalianda dengan adanya
Water Barrier di sepanjang jalan tersebut.
Ia berharap, pemerintah dapat kembali memasang
pembatas jalan di titik yang rawan kecelakaan tersebut.
"Ya sekarang harus lebih hati-hati karena nggak
ada pembatasnya. Mudah-mudahan bisa cepat dipasang lagi," harapnya.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lamsel, Darmawan
membenarkan, Water Barier semakin berkurang lantaran ditabrak kendaraan roda
empat.
"Karena tertabrak mobil sehingga hancur dan tidak
dapat digunakan lagi," katanya.
Darmawan mengatakan, Dinas Perhubungan akan segera
melakukan pemasangan kembali Water Barrier di simpang yang rawan kecelakaan
tersebut.
"Iya, akan kita ganti lagi nanti. Saat ini menunggu
proses," jelasnya.
Diketahui, Simpang Simpur Kalianda merupakan salah
satu titik rawan kecelakaan di Lampung Selatan.
Sebelumnya, sebagai upaya mengurangi potensi terjadinya kecelakaan, beberapa instansi terkait seperti Dinas Perhubungan Lamsel, Satlantas Polres Lamsel dan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VI Wilayah Lampung – Bengkulu, melakukan pemasangan belasan Water Barrier di lokasi tersebut pada Selasa (01/12/2020). (*)
Video KUPAS TV : HANYA 2 MENIT, MALING SIKAT MOTOR PENDETA DI HALAMAN GEREJA
Berita Lainnya
-
Penyelundupan 807 Burung Ilegal Digagalkan di Pelabuhan Bakauheni
Senin, 15 Juni 2026 -
Wamen Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu: PTPN I Paling Siap Dukung Ketahanan Energi
Rabu, 10 Juni 2026 -
Pesta Pernikahan di Lampung Selatan Diserbu Tawon Vespa, Tamu Undangan Kocar-kacir
Selasa, 09 Juni 2026 -
Jatuh dari Kapal di Selat Sunda, Warga Lampung Utara Bertahan Semalaman di Laut dan Selamat di Pulau Penjurit
Jumat, 05 Juni 2026








