Tempat Perhelatan Acara Apeksi di Bandar Lampung Masih Tanda Tanya
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) kota Bandar Lampung Khaidarmansyah, saat dimintai keterangannya oleh wartawan. Foto: Sri/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co,
Bandar Lampung – Terkait agenda pertemuan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh
Indonesia (APEKSI) yang direncanakan digelar di Kota Bandar Lampung hingga saat
ini lokasinya masih belum diputuskan. Hal itu lantaran masih melihat situasi
perkembangan Covid-19 di kota setempat.
Kepala
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) kota Bandar Lampung
Khaidarmansyah, mengatakan terkait sejauh mana persiapan Apeksi, pihaknya masih
berkoordinasi dengan Dirut eksekutif Apeksi, Alwi. Namun persiapan tetap akan
dilaksanakan.
"Tapi
tempat penyelenggaraannya ini yang belum kita putuskan. Kita lihat situasi
covid-19 dulu, kalau situasi covid-19 kita sudah aman, kita sudah bisa buat
banyak, maka rencana kita di sini (Kantor Pemkot) sama lapangan merah Saburai
sana," ujarnya, Rabu (23/2/2022).
Menurutnya,
perhelatan Apeksi tersebut direncanakan juga bersamaan dengan ulang tahun kota
Bandar Lampung, dan Walikota Eva Dwiana telah mengarahkan supaya pihaknya
membahas tentang pemulihan ekonomi paska covid-19 melalui pemberdayaan pasar
dan UMKM.
"Agenda
Apeksi sudah dikirim ke kita, itu dibulan Mei sekaligus juga HUT kota Bandar Lampung,
hanya saja kita masih lihat perkembangan covid-19 ini. Khawatirnya, covid-19
kita masih seperti ini nggak bisa, tapi kalau sudah melandai dan aman akan kita
laksanakan sesuai agenda," ungkapnya.
Khaidarmansyah
juga menyampaikan peserta yang akan hadir dalam Apeksi tersebut sebanyak 98
Walikota se Indonesia. Karena Apeksi ini merupakan acaranya mereka, maka
walikota tersebut akan hadir semua di kota Bandar Lampung.
"Tujuan
pokok Apeksi ini yang pertama adalah menjalin silahturahmi walikota se
Indonesia, selanjutnya menyusun konsep bagaimana pemulihan ekonomi pasca
covid-19 ini bisa kita laksanakan," ucapnya.
Kemudian
selain itu, fokusnya juga pada pasar tradisional, bagaimana pasar tradisional
ini sama dengan pasar tradisional di Semarang, Yogyakarta dan Surabaya yang
sudah bagus.
"Jadi
menguatkan peran walikota se Indonesia ini supaya kita punya konsep yang sama
membangun pasar tradisional. Karena kita menjadi tuan rumah, maka perlu berbenah,
karena walikota seluruh Indonesia akan hadir," katanya.
Disisi
lain, Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Kota Bandar Lampung M Yudhi menyampaikan,
dalam menyambut Apeksi tersebut pihaknya juga akan bekerja ekstra mempercantik
kota dengan mengecat flyover yang belum di mural.
"Seperti
di fly over Korpri itu, walikota inginnya dimural juga. Targetnya sebelum
Apeksi itu muralnya selesai," kata Yudhi.
Untuk anggarannya sendiri jelaanya, hal itu akan dibantu oleh dinas Pekerjaan Umum (PU) setempat. (*)
Video KUPAS TV : KEBAKARAN DI GARUNTANG, 40 PERSONIL DAN 7 MOBIL DAMKAR DIKERAHKAN
Berita Lainnya
-
Mobil Brio Terguling Usai Tabrak Tiang Listrik di Jalan Ahmad Yani Bandar Lampung
Sabtu, 28 Maret 2026 -
KPK Temukan Penyalahgunaan Kendaraan Dinas, Kepala Daerah Diminta Evaluasi Menyeluruh
Sabtu, 28 Maret 2026 -
D’BAKARANZ Is Back, BATIQA Hotel Lampung Hadirkan AYCE Mulai Rp70 Ribu
Sabtu, 28 Maret 2026 -
Pemkot Bandar Lampung Kebut Perbaikan Gorong-gorong di Kedamaian
Sabtu, 28 Maret 2026








