Unila Gelar Diklat Pembinaan Bela Negara dan Perkembangan Softskill Forkom KIP 2022
Unila Gelar Diklat Pembinaan Bela Negara dan Perkembangan Softskill Forkom KIP 2022. Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Saat ini kondisi negara marak dipenuhi dengan orang-orang yang mudah berekspresi mengungkapkan rasa, khususnya di media sosial. Kemudahan ini kadang-kadang tidak dibarengi dengan perhitungan bijak terkait dampak untuk ke depannya.
Akibatnya rasa kebangsaan menjadi tercabik-cabik ketika dalam berekspresi masing-masing merasa paling benar, paling merasa punya potensi.
Nilai-nilai perbedaan yang seperti ini tentunya akan mengancam persatuan dan hilang rasa kebersamaan untuk mencapai tujuan bersama.
Untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, kerja sama dan jiwa bela negara di antara mahasiswa Forkom KIP Unila, Bagian Kemahasiswaan Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan Diklat Pembinaan Bela Negara dan Perkembangan Softskill Forkom KIP Tahun 2022.
Kegiatan dibuka Hartono, S.Sos., M.A., selaku Ketua Tim Pengelola Prestasi Mahasiswa (TP2M) Unila, Senin, 28 Maret 2022, di Tabek Indah Resort, Natar, Lampung. Kegiatan ini turut dihadiri anggota tim TP2M, subbagian Kemahasiswaan Unila, beserta staf.
Hartono mengatakan, bela negara diangkat menjadi tema untuk memberikan pemahaman mengenai makna pentingnya kebersamaan di tengah berbagai perbedaan yang ada, serta membekali mahasiswa KIP Unila kemampuan melakukan kerja sama tim.
"Diklat dikemas dalam bentuk praktik kerja sama tim pada kegiatan outbound," kata Hartono.
Sebagai mahasiswa yang akan menjadi pemimpin di masa depan, mahasiswa KIP Unila diharapkan memahami makna dari pengorbanan, saling pengertian dan kemampuan, dalam memperhatikan dampak-dampak yang terjadi ke depan.
Mahasiswa KIP Unila juga harus terdepan dalam meraih prestasi dan tidak menjadi bagian dari pemikiran-pemikiran sektarian yang menjelekkan satu sama lain.
Menjadi pemimpin di negeri ini tidak ada batasan. Setiap individu punya peluang sama, tinggal kalian yang mempersiapkan diri dan berlatih secara sungguh-sungguh.
“Harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama. Maka catatlah nama dan sejarah yang baik, dalam bahasa mahasiswa tentu yang dimaksud adalah prestasi,” ujar Ketua Tim TP2M, mewakili wakil rektor bidang kemahasiswaan dan alumni Unila. (Rls)
Video KUPAS TV : DONALD HARRIS SIHOTANG RESMI DILANTIK JADI KETUA DPD PBB LAMPUNG - SIAP BANTU PEMERINTAH
Berita Lainnya
-
39.678 Penumpang Gunakan Kereta Api di Divre IV Tanjungkarang saat Mudik Lebaran 2026
Sabtu, 21 Maret 2026 -
Zakat Dibagikan Kepada Jamaah dan Warga Sekitar Masjid Al Hijrah
Sabtu, 21 Maret 2026 -
Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Jadi Imam Sholat Idul Fitri di Masjid Agung Al Hijrah
Sabtu, 21 Maret 2026 -
Khutbah Idul Fitri, Wakil Rektor Universitas Teknokrat Ajak Perkuat Takwa dan Kepedulian Sosial
Sabtu, 21 Maret 2026








