Ricuh! Puluhan Massa Gaspul Digiring ke Mapolresta Balam
Tampak petugas kepolisian saat mengamankan aksi unjuk rasa massa Gaspul yang berakhir dengan kericuhan dan penangkapan sejumlah massa. Foto: Martogi/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung
- Puluhan pemuda yang menamakan diri mereka Gerakan Suara Pemuda Lampung
(GASPUL) yang menggelar aksi dan membuka posko di Tugu Adipura, Bandar Lampung
dibubarkan secara paksa oleh petugas kepolisian, aksi pun berakhir ricuh serta
15 orang pemuda digiring ke Mapolresta Bandar Lampung.
Sebelumnya, GASPUL menggelar
aksi dan mendirikan posko di Tugu Adipura untuk menyuarakan suara rakyat
terkait banyaknya bahan pokok yang naik dan mempertanyakan kinerja pemerintah
khususnya Provinsi Lampung.
"Kita menuntut tiga hal
yaitu, agar pemerintah segera menurunkan Harga BBM, segera menurunkan harga
minyak goreng (mengembalikan harga minyak goreng pada harga sebelumnya),
mendesak Pemerintah Provinsi Lampung untuk menjaga stabilitas harga komoditas
kebutuhan pokok," kata Korlap Gaspul, Ichwan, Selasa (5/4/2022).
Sementara itu, Kabag Ops
Polresta Bandar Lampung, Kompol Oskar Eka Putra mengatakan membubarkan aksi
unjuk rasa karena kegiatan yang dilakukan tidak sesuai dengan aturan yang
berlaku.
"Dari awal mereka
memberikan pemberitahuan itu sudah tidak sesuai. Seharusnya tiga hari sebelum
melakukan kegiatan, mereka harus menyampaikan pemberitahuan," katanya.
Oskar pun menjelaskan
berdasarkan Instruksi Walikota no 8 Tahun 2022, dilarang untuk melakukan unjuk
rasa karena ini di masa pandemi.
"Kami juga pun sudah
menghimbau mereka dan bersifat persuasif bahwa lokasi yang mereka lakukan untuk
kegiatan unjuk rasa merupakan jalan umum dan menggangu ketertiban masyarakat.
Namun tidak digubris sehingga terpaksa kami bubarkan," ucapnya.
Berdasarkan pantauan Kupastuntas.co,
saat ini para pendemo dibawa ke Mapolresta Bandar Lampung untuk dimintai
keterangan. (*)
Berita Lainnya
-
Mentan Amran Kumpulkan Rektor Perguruan Tinggi Lingkup Indonesia Timur, Perkuat Inovasi Pertanian
Selasa, 30 Juni 2026 -
Cetak Sawah Rakyat Perkuat Kesejahteraan Petani dan Produksi Pangan, Petani Papua: Pemerintah Bantu Kami Kelola Lahan Sendiri
Selasa, 30 Juni 2026 -
Pemprov Lampung Buka Peluang Kuliah Sambil Kerja di Korea Selatan bagi Lulusan SMA
Selasa, 30 Juni 2026 -
Tekan Angka Putus Sekolah, Empat SMA Negeri di Lampung Jadi Induk Program Pembelajaran Jarak Jauh
Selasa, 30 Juni 2026








