Diprediksi Terjadi Ledakan Pemudik, 600 Personel TNI-Polri Siap Diterjunkan di Lamsel
Kapolres Lamsel, AKBP Edwin, saat dimintai keterangan di Lapas Kelas IIA Kalianda, Kamis (21/04/2022). Foto: Imanuel/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Diprediksi terjadi ledakan pemudik, ratusan personel gabungan baik TNI, Polri dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (Lamsel) bakal dikerahkan dalam Operasi Ketupat atau Mudik 2022.
Kapolres Lamsel, AKBP Edwin mengatakan, setidaknya jumlah personel yang akan melakukan tugas pengamanan dan pelayanan dalam Operasi Ketupat itu mencapai 600 personel.
Jumlah tersebut sudah ditambah personel tambahan yang diterjunkan langsung oleh Polda Lampung.
"Kita gunakan total keseluruhan hampir 600 sekian dengan Pemda, Kodim dan lain-lain. Kita minta tambahan dari Polda juga itu," kata Kapolres, saat dimintai keterangan, di Lapas Kelas IIA Kalianda, Kamis (21/04/2022).
Seluruh personel nantinya akan melakukan pelayanan dan pengamanan di 21 pos yang ada di Kabupaten Lamsel.
"Kita sudah mendirikan yang awalnya 16 pos, ini ada penambahan sampai dengan 21 pos," tuturnya.
Penambahan personel dan pos itu dilakukan lantaran diprediksi bakal terjadi peningkatan jumlah pemudik pada tahun ini jika dibanding tahun sebelumnya.
"Kita prediksi akan terjadi ledakan pemudik. Karena mudik tahun ini beda dengan 2 tahun lalu, ini dianggap sama seperti awal. Saudara-saudara kita lama tidak mudik, sudah 2 tahun," jelasnya.
Selain itu, mudik lebaran juga biasanya dijadikan momentum urbanisasi bagi warga yang berada di Pulau Sumatera ke Pulau Jawa khususnya ke DKI Jakarta.
"Jadi biasanya kan urban warga kita, kalau yang datang dari Jakarta ke Sumatera 2 orang, itu pulangnya lagi bisa 4 orang," ungkapnya.
Untuk mengantisipasi hal itu, tambah Kapolres, pihaknya pun telah menyiapkan kantong-kantong parkir baik di Jalan Tol Trans Sumatera dan Jalan lintas Sumatera.
"Jadi seluruh rest area yang ada di tol kita gunakan, mulai dari KM 20 sampai dengan KM 87. Kalau di Jalinsum disetiap rumah makan besar, seperti Siang Malam, Tiga Saudara dan lain-lain," tandasnya. (*)
Video KUPAS TV : TIMBUN PERTALITE HAMPIR 2000 LITER | WARGA LAMPURA TERANCAM DENDA 60 MILIAR
Berita Lainnya
-
Wamen Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu: PTPN I Paling Siap Dukung Ketahanan Energi
Rabu, 10 Juni 2026 -
Pesta Pernikahan di Lampung Selatan Diserbu Tawon Vespa, Tamu Undangan Kocar-kacir
Selasa, 09 Juni 2026 -
Jatuh dari Kapal di Selat Sunda, Warga Lampung Utara Bertahan Semalaman di Laut dan Selamat di Pulau Penjurit
Jumat, 05 Juni 2026 -
Inspektorat Lamsel Ungkap Pegawai Dinkes Terima Rp 3 Juta Tiap Bendahara Puskesmas
Kamis, 04 Juni 2026








