H-4 Lebaran, Pemudik di Pelabuhan Bakauheni Antre Berjam-jam Saat Akan Masuk Kapal
Antrean kendaraan ketika akan memasuki kapal di kantong parkir Dermaga Pelabuhan Bakauheni, Kamis (28/04/2022) dini hari. Foto: Imanuel/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Memasuki H-4 Lebaran atau Kamis (28/04/2022) dini hari, arus mudik di Pelabuhan Penyeberangan ASDP Bakauheni Lampung Selatan (Lamsel) terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
Pantauan Kupastuntas.co, arus lalu lintas didominasi pemudik yang menggunakan kendaraan roda empat kemudian disusul kendaraan umum bus dan kendaraan truk.
Akibat penumpukan itu, tampak ratusan kendaraan bahkan sampai menumpuk di kantong parkir dermaga pelabuhan ketika akan memasuki kapal, baik dermaga reguler maupun eksekutif hingga berjam-jam.
Disisi lain, arus penumpang pejalan kaki yang akan menyeberang ke Pulau Jawa melalui pelabuhan Bakauheni terlihat masih lengang. Penampakan itu berbanding terbalik dengan jumlah pejalan kaki yang datang dari Pulau Jawa.
Salah seorang pemudik, Edi Suyanto warga Kecamatan Natar Lamsel mengaku telah mengantre di Dermaga Tiga Pelabuhan Bakauheni sejak pukul 00.00 WIB dan sampai pukul 05.00 WIB belum juga masuk kedalam kapal.
"Lama, dari jam 12 dan ini sekitar jam 5 belum naik kapal. Kita mau mudik dari Natar mau ke Bandung," kata Edi.
Pemudik lainnya yang menggunakan kendaraan pribadi roda empat, Amat Warsoyo mengatakan dirinya telah mengantre untuk dapat memasuki kapal di Dermaga Eksekutif selama kurang lebih 3 jam.
"Dari jam setengah 2 sampai sekarang pukul setengah 5 belum masuk. Kurang lebih 3 jam lebih lah," tuturnya.
Menurut pemudik asal Pekanbaru menuju Jawa Tengah ini, antrean untuk dapat masuk kapal itu terjadi lantaran mulai meningkatnya jumlah pemudik menggunakan kendaraan pribadi roda empat pada H-4 ini.
"Kemungkinan karena kebanyakan mobil yang pulang kampung ini, banyak yang mudik. Kalau saya biasanya 2 tahun sekali mudik, kecuali kemarin karena ada Covid-19 enggak mudik. Jadi sudah 4 tahun enggak pulang," jelasnya.
Dia pun berharap supaya pihak ASDP dapat melakukan penambahan jumlah kapal yang beroperasi supaya tidak kembali terjadi antrean ketika akan memasuki kapal.
"Kalau bisa harapanya diperbanyak lagi kapal-kapalnya biar enggak terlalu lama antrenya," harap dia. (*)
Berita Lainnya
-
Wamen Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu: PTPN I Paling Siap Dukung Ketahanan Energi
Rabu, 10 Juni 2026 -
Pesta Pernikahan di Lampung Selatan Diserbu Tawon Vespa, Tamu Undangan Kocar-kacir
Selasa, 09 Juni 2026 -
Jatuh dari Kapal di Selat Sunda, Warga Lampung Utara Bertahan Semalaman di Laut dan Selamat di Pulau Penjurit
Jumat, 05 Juni 2026 -
Inspektorat Lamsel Ungkap Pegawai Dinkes Terima Rp 3 Juta Tiap Bendahara Puskesmas
Kamis, 04 Juni 2026








