Bupati Parosil Beri Santunan kepada Korban Kebakaran di Sekincau
Bupati Lampung Barat saat memberikan santunan kepada korban kebakaran di Sekincau. Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Lampung Barat - Nasib malang menimpa keluarga Ibu Titik Setia Wati, Warga Pekon Pampangan, Pemangku 2, Kecamatan Sekincau, H-1 menjelang hari raya Idul Fitri rumahnya justru dilalap si jago merah.
Erik putra ketiga dari Alm. bapak Romlan dan ibu Titik Setia Wati mengungkapkan musibah kebakaran tersebut terjadi pada minggu ((1/5/2022) 09.00 WIB saat ibu Titik Setia Wati sedang melakukan penuangan Bensin berjenis Partamax dari jerigen ke Partamini miliknya.
Tanpa disadari, pertamini miliknya mengalami korsleting listrik sehingga percikannya terkena bensin mengakibatkan kebakaran yang menghanguskan dua (2) mesin partamini, satu (1) unit sepeda motor dinas Polri Plat BE. 221122-32 dan bagian depan rumah ibu Titik Setia Wati.
"Kejadiannya memang cepat sekali, tapi syukur masyarakat setempat dapat membantu untuk memadamkan api sehingga sekitar satu jam api sudah dapat di padamkan," ujarnya, Minggu (1/1/2022).
Meski kejadian itu tidak ada korban jiwa, namun kerugaian perkirakan mencapai RP. 150 juta rupiah.
Mengetahui musibah yang menimpa salah satu masyarakatnya tersebut, Bupati Lampung Barat (Lambar) H. Parosil Mabsus didampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Partinia Parosil Mabsus langsung turun ke lokasi kejadian untuk menyambangi warga yang terkena musibah tersebut.
Dalam kunjungannya tersebut selain memberikan suport terhadap keluarga yang terkena musibah, ia juga memberikan santunan dan sembilan bahan pokok (sembako) kepada keluarga Ibu Titik Setia Wati.
Parosil mengutarakan keprihatinannya dan bela sungkawa mendalam, atas musibah yang menimpa keluarga tersebut.
"Semoga diberi kekuatan, ketabahan, apalagi di bulan suci Ramadhan ini semoga diberikan keberkahan," singkat Parosil. (**)
Berita Lainnya
-
Peserta PBPU JKN Lampung Barat Turun 9.027 Orang, Pemkab Anggarkan Rp10,2 Miliar
Rabu, 21 Januari 2026 -
Perkuat Pelestarian Budaya, Disdikbud Lambar Ganti Jumat Berbahasa Lampung Jadi Kamis Beradat
Rabu, 21 Januari 2026 -
Proyek Penanganan Longsor Liwa–Hanakau Lambar Selesai Tanpa Finishing, Warga Pertanyakan Sisa Anggaran
Selasa, 20 Januari 2026 -
Temuan Masalah MBG di Lampung Barat: Dapur Tak Higienis hingga Fasilitas Belum Lengkap
Selasa, 20 Januari 2026
- Penulis : ADMIN
- Editor :
Berita Lainnya
-
Rabu, 21 Januari 2026Peserta PBPU JKN Lampung Barat Turun 9.027 Orang, Pemkab Anggarkan Rp10,2 Miliar
-
Rabu, 21 Januari 2026Perkuat Pelestarian Budaya, Disdikbud Lambar Ganti Jumat Berbahasa Lampung Jadi Kamis Beradat
-
Selasa, 20 Januari 2026Proyek Penanganan Longsor Liwa–Hanakau Lambar Selesai Tanpa Finishing, Warga Pertanyakan Sisa Anggaran
-
Selasa, 20 Januari 2026Temuan Masalah MBG di Lampung Barat: Dapur Tak Higienis hingga Fasilitas Belum Lengkap









