Jaga Stabilitas Harga Singkong, Pemprov Lampung Tingkatkan Produksi Mocaf
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Lampung, Kusnardi. Foto: Doc/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Jaga Stabilitas Harga Singkong, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus meningkatkan produksi tepung modified cassava flour atau yang lebih dikenal dengan istilah tepung mocaf (produk tepung dari singkong yang termodifikasi).
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Lampung, Kusnardi mengatakan, hal tersebut sebagai salah satu upaya dalam menjaga stabilitas harga singkong di daerah setempat.
"Seperti kita ketahui bahwa Lampung sebagai salah satu daerah penghasil singkong yang cukup besar. Bahkan 95 persen singkong ini diolah menjadi tepung tapioka," kata Kusnardi, saat dimintai keterangan, Minggu (29/5/2022).
Menurutnya, dalam rangka meningkatkan produksi mocaf tersebut pihaknya akan melibatkan industri kecil menengah (IKM) hingga kelompok wanita tani (KWT) dengan harapan hasilnya akan lebih maksimal.
"Selain produksi ditingkatkan, nantinya para KWT bisa belajar mengolah ubi kayu jadi mocaf, dan IKM nanti yang mengolah jadi produk makanan. Sehingga singkong tidak hanya dijual begitu saja namun ada nilai tambah yang akan dihasilkan," tuturnya.
Kusnardi juga menerangkan jika peningkatan produksi mocaf tersebut sebagai salah satu upaya dalam mengurangi ketergantungan terhadap olahan gandum yang masih diimpor.
"Ini juga sebagai upaya kita untuk mengurangi ketergantungan terhadap olahan gandum. Tepung mocaf juga sehat bisa dikonsumsi untuk orang yang memiliki kadar gula yang tinggi. Ini sudah mulai dilirik oleh masyarakat," tutupnya. (*)
Video KUPAS TV : Kunjungi Lembah Hijau, Peserta Apeksi Disambut Gajah dan Pertunjukan Elang
https://www.youtube.com/watch?v=mV9u7DJIEkQ
<div class="embed-responsive embed-responsive-16by9"><iframe class="embed-responsive-item"src="//www.youtube.com/embed/mV9u7DJIEkQ?rel=0&autoplay=1"frameborder="0"allowfullscreen=""></iframe></div>
Berita Lainnya
-
Gladi Bersih TKA SD dan SMP 2026 Dimulai Besok
Minggu, 08 Maret 2026 -
Pemprov Lampung Usulkan Santunan untuk Korban Banjir, Ahli Waris Terima hingga Rp25 Juta
Minggu, 08 Maret 2026 -
BMKG Sebut Lampung Diguyur Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Hingga 13 Maret 2026
Minggu, 08 Maret 2026 -
44 Lokasi di 11 Kecamatan di Bandar Lampung Terdampak Banjir
Minggu, 08 Maret 2026









