Tertibkan Plang Khilafatul Muslimin, Kapolres Lamsel: Ada yang Sudah Diturunkan Sendiri
Tim gabungan saat menurunkan salah satu plang Khilafatul Muslimin di Jati Agung Lampung Selatan. Foto: Imanuel/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co,
Lampung Selatan - Tim gabungan di Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) kembali
tertibkan atribut organisasi keagamaan Khilafatul Muslimin di wilayah kabupaten
setempat, Selasa (14/06/2022).
Pantauan
Kupastuntas.co, petugas gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP dan
Pemkab Lamsel mulai melakukan penertiban atribut di Kampung Khilafah yang
berada di Desa Karang Sari Kecamatan Jati Agung.
Disitu, tim menurunkan
dan mengangkut beberapa plang yang bertuliskan Khilafatul Muslimin. Selesai
dilokasi itu, tim kembali menyusuri Kecamatan Jati Agung dan menurunkan plang
Khilafatul Muslimin Ummul Quro Jati Agung Barat dan Kemashulan Karang Anyar.
Masih di Kecamatan
yang sama, tim kembali menurunkan plang di Pondok Pesantren Ukhuwwah Islamiyyah
(PPUI) Khilafatul Muslimin Margodadi dan kemudian berlanjut ke wilayah
Kecamatan Natar.
Kapolres Lamsel AKBP
Edwin mengatakan, tindakan penertiban itu dilakukan pihaknya sudah sejak Senin
(13/06/2022) kemarin dan akan terus berlanjut menyisiri wilayah Kabupaten
Lamsel.
"Kita melakukan
kegiatan lanjutan, jadi kemarin sudah dilakukan beberapa kegiatan diantaranya
meminta untuk menurunkan plang yang bertuliskan Khilafatul Muslimin. Disitu
sudah kita lakukan di beberapa lokasi, nanti kita lanjutkan lagi di
Natar," katanya ketika diwawancarai.
Saat melakukan
penertiban, kata AKBP Edwin, pihaknya mendapati beberapa plang atau atribut
yang telah diturunkan sendiri oleh jamaah kelompok Khilafatul Muslimin.
"Ada beberapa
lokasi yang telah diturunkan dengan kesadaran sendiri oleh pemiliknya, itu yang
kita harapkan," tuturnya.
Dia menjelaskan, upaya
penertiban itu dilakukan supaya para anggota kelompok Khilafatul Muslimin dapat
cinta terhadap bangsa Indonesia dan juga mengakui Pancasila sebagai ideologi.
"Artinya kami
berharap saudara-saudara kami untuk bisa lebih memahami tentang arti cinta
bangsa Indonesia," jelasnya.
Komandan Kodim
0421/LS, Letkol Inf Fajar Akhirudin menambahkan, upaya penertiban itu merupakan
suatu wujud tanggung jawab untuk dapat menyelamatkan generasi penerus bangsa
menjadi cinta Tanah Air.
"Ini adalah
tanggung jawab kita bersama, mereka semua adalah generasi penerus bangsa. Untuk
itu mari kita sama2 menciptakan generasi penerus yang cinta dengan tanah air,
bangsa, dan khususnya pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia," jelasnya.
(*)
Berita Lainnya
-
Wamen Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu: PTPN I Paling Siap Dukung Ketahanan Energi
Rabu, 10 Juni 2026 -
Pesta Pernikahan di Lampung Selatan Diserbu Tawon Vespa, Tamu Undangan Kocar-kacir
Selasa, 09 Juni 2026 -
Jatuh dari Kapal di Selat Sunda, Warga Lampung Utara Bertahan Semalaman di Laut dan Selamat di Pulau Penjurit
Jumat, 05 Juni 2026 -
Inspektorat Lamsel Ungkap Pegawai Dinkes Terima Rp 3 Juta Tiap Bendahara Puskesmas
Kamis, 04 Juni 2026








