• Rabu, 17 Agustus 2022

Wakil Walikota Qomaru Berikan Penghargaan Penanganan Anak Punk di Metro

Senin, 27 Juni 2022 - 13.54 WIB
167

Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman, saat memberikan penghargaan atas penanganan anak Punk pasca kerusuhan di Samber Park. Foto: Arby/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Metro - Pasca kerusuhan di Samber Park yang berujung ditetapkannya tujuh anggota komunitas Punk, Pemerintah Kota (Pemkot) Metro memberikan penghargaan kepada 38 orang anggota Polri, Satpol-PP dan pegawai Dinas Sosial (Dinsos) atas kinerjanya dalam menangani anggota Komunitas Punk yang meresahkan.

Penghargaan tersebut berdasarkan surat Wali Kota Metro nomor 458/KPTS/SETDA/03/2022. Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Wakil Walikota Metro, Qomaru Zaman dalam apel di halaman Kantor Pemkot Metro, Senin (27/6/2022).

Adapun 38 orang penerima penghargaan tersebut masing-masing terdiri atas 28 personel Polri dari Satreskrim, Sat Samapta dan Sat Intelkam. Kemudian 8 personel Satpol-PP dan 2 pegawai Dinas Sosial.

Wakil Walikota Qomaru menyampaikan, penghargaan yang diberikan Pemkot tersebut bukan hanya soal penanganan anggota komunitas Punk, juga tentang keterlibatan sejumlah lembaga menjaga kondusifitas di Metro.

"Pemerintah Kota Metro memberikan penghargaan kepada Kodim, Kejaksaan Negeri, DPRD, Sat Pol PP, Polres, dan Dinas Sosial. Kami memberikan penghargaan tersebut sesuai dengan tupoksinya masing - masing dan kami berharap untuk kedepannya Kota Metro ini bisa menjadi contoh untuk kota-kota lain tentang ketertiban, keamanan dan lainnya," kata Qomaru.

Qomaru berharap seluruh lapisan masyarakat dapat berpartisipasi dalam menangani persoalan sosial khususnya berkaitan dengan penanganan anggota komunitas Punk.

"Tentunya hal ini perlu keterlibatan masyarakat dalam menangani anak punk, sehingga keberadaan mereka bisa dikurangi. Selanjutnya mendapat pembinaan dalam mencari pekerjaan yang semestinya untuk kehidupan masa depan mereka," ujarnya.

Sementara Kasat Pol-PP Kota Metro, Imron menyampaikan rasa terimakasihnya atas penghargaan yang telah diberikan.

"Jadi berdasarkan petunjuk dari pimpinan, kota Metro itu menjadi kota yang kondusif, anak jalanannya bisa diatur dan ditertibkan. Karena itu merupakan tugas kami dari Pol-PP, kaitan dengan penanganan Punk itu Alhamdulillah kita mendapat apresiasi dari Pemkot Metro," bebernya.

Ia menerangkan, penghargaan yang diberikan Pemkot tersebut atas kolaborasi dalam menangani persoalan anak punk pasca kerusuhan di Samber Park beberapa pekan lalu.

"Yang diberikan adalah Kepolisian, Pol-PP dan Dinas Sosial. Untuk Pol-PP ada 8 personel, dinas sosial 2 personil dan dari kepolisian 28 personil. Karena memang kita berkolaborasi menyelesaikan itu. Harapan dari pimpinan kita diminta untuk tetap terus berpatroli, karena persoalan sosial harus ditangani secara rutin," tandasnya. (*)


Video KUPAS TV : Beri Kado HUT Metro | Warga Timbun Lubang Jalan Budi Utomo