• Sabtu, 16 Mei 2026

Dua Kali Terjadi Kebakaran Besar di Bandar Lampung, Berikut Tanggapan BPBD

Kamis, 07 Juli 2022 - 15.46 WIB
212

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung, Syamsul Rahman. Foto: Sri/Kupastuntas.co

Sri

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Dalam kurun waktu 4 hari ini ada 2 kebakaran besar di Bandar Lampung, pertama Toko Sembako dekat POM Bensin Rajabasa, habis terbakar sekitar pukul 21.15 WIB, Minggu, 3 Juli 2022.

Kedua di pemukiman Bedeng Arab, Kota Karang, Teluk Betung Timur (TbT), pada Rabu (6/7/2022) sekitar pukul 21:00 WIB, dalam kejadian ini 24 rumah rata dengan tanah akibat dilalap si jago merah. Tak hanya itu 2 orang meninggal dunia akibat terpanggang api.

Menanggapi hal itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung, Syamsul Rahman mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati jika ingin meninggalkan rumah, pastikan bahwa kompor serta alat elektronik dalam keadaan aman.

"Kita juga sudah mengimbau kepada masyarakat, hati-hati kalau meninggalkan rumah, terutama lihat kondisi kompor dan listrik," ujar Saymsul, saat ditemui di lokasi Kota Larang, Kamis (7/7/2022).

"Jangan memasang kabel sembarangan, itu berbahaya. Kalau penyebab kebakaran ini ranahnya kepolisian untuk menyelidiki," timpalnya.

Ia pun mengklaim pihaknya tidak pernah terlambat dalam merespon setiap kejadian kebakaran atau musibah lainnya.

"Tidak terlambat, cepat kok respon kita. Begitu dapat panggilan kita langsung terjunkan anggota kita. Ya paling selisih waktu 10 menit paling lama," ucapnya.

Syamsul mengaku, pada kebakaran di Kota Karang ini pihaknya menerjunkan 21 mobil pemadam kebaran dengan 89 orang personil.

"Hanya saja rumah bedeng ini terbuat dari kayu, lalu kecepatan angin semalam juga cukup tinggi, sehingga api cepat membakar rumah," ungkap Syamsul.

Namun demikian, Ia mengingatkan masyarakat apabila terjadi kebakaran pertama kali diselamatkan adalah diri sendiri, tidak boleh panik kemudian langsung telpon BPBD.

"Ketika warga mengetahui ada percikan api, maka diantisipasi dengan menyelamatkan diri dan hartanya. Telepon BPBD. Lalu gotong royong siram air dulu, untuk pertolongan pertama," tandasnya. (*)

Video KUPAS TV : Polisi Temukan Mobil Hilang, Dibawa Kabur dari Bandar Lampung ke Medan


Editor :