Viral Video Korban Curas di Samber Park Metro, Polisi Sebut Pelaku Utama Telah Ditangkap
Tangkapan layar Video amatir yang viral di media sosial, menggambarkan saat pria yang diduga korban merintih kesakitan. Foto: Arby/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Metro - Video amatir korban pencurian dengan kekerasan (Curas) di kawasan Samber Park, Metro Pusat yang viral di media sosial akhirnya terungkap. Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polres Metro dikabarkan telah menangkap seorang pelaku.
Kasat Reskrim Polres Metro, IPTU Mangara Panjaitan menerangkan bahwa pelaku utama telah diamankan Polisi.
"Itu pelaku utamanya sudah diamankan, tadi saya dikabarin tim Tekab. Terus juga sudah diamankan oleh tim kami yang di lapangan," ungkapnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jum'at (8/7/2022).
Hingga kini, pihaknya belum dapat membeberkan secara rinci modus serta hasil dari penyelidikan. Polisi hingga kini masih melakukan pendalaman atas motif dan modus para pelaku.
"Sementara sedang didalami dan dikembangkan lagi," singkat Kasatreskrim yang baru menjabat di Metro pada Jum'at (8/7/2022) pagi melalui upacara Sertijab di lapangan Mapolres Metro.
Mantan PS Kanit 1 Unit 3 Subdit 1 Diskrimsus Polda Lampung itu juga menyampaikan kepada masyarakat bahwa kosa kata begal tidak terdapat dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana. Ia mengedukasi masyarakat bahwa kata Begal dapat diganti dengan pencurian dengan Pemberatan (Curat) atau pencurian dengan kekerasan (Curas).
"Jadi kita klarifikasi dulu untuk kata-kata pembegalan ini tidak ada di dalam KUHP, jadi harus diperbaiki. Jadi kata-katanya itu Curat atau Curas," tandasnya.
Sebelumnya, video amatir berdurasi 28 detik viral di media sosial dan pesan berantai WhatsApp. Dalam video tersebut tergambar seorang pria dengan jaket abu-abu hitam dan celana pendek mengalami pendarahan pada bagian mulut.
Dalam video amatir tersebut, perekam menyampaikan bahwa pria yang didokumentasikannya merupakan korban Curas di Samber Park.
"Pembegalan, dua orang di Lampung samber sore ini," ucap perekam yang belum diketahui identitasnya.
Sementara itu, pria dalam video yang diduga sebagai korban mengatakan bahwa dalam motor yang dirampas pelaku Curas terdapat Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) hingga uang tunai.
"STNK saya disitu, SIM, duit," kata korban yang belum diketahui identitasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, Polisi belum merilis informasi lengkap atas vidio yang viral, identitas pelaku dan kondisi korbannya. (*)
Berita Lainnya
-
Tommy Gunawan: Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS Ancaman Serius bagi Demokrasi
Sabtu, 14 Maret 2026 -
Jelang Lebaran, Pemkot Metro Monitoring Harga dan Stok Pangan di Sejumlah Pasar
Jumat, 13 Maret 2026 -
Kisruh Anggaran Media Rp200 Juta di Metro, Rozi Fernando Desak APH Periksa Anggaran Diskominfotik
Jumat, 13 Maret 2026 -
Kritik Pinjaman ke Bank Lampung, Anggota DPRD Metro Siap Lepas Fasilitas Bantu Bayar Bunga
Kamis, 12 Maret 2026
- Penulis : Arby Pratama
- Editor :
Berita Lainnya
-
Sabtu, 14 Maret 2026Tommy Gunawan: Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS Ancaman Serius bagi Demokrasi
-
Jumat, 13 Maret 2026Jelang Lebaran, Pemkot Metro Monitoring Harga dan Stok Pangan di Sejumlah Pasar
-
Jumat, 13 Maret 2026Kisruh Anggaran Media Rp200 Juta di Metro, Rozi Fernando Desak APH Periksa Anggaran Diskominfotik
-
Kamis, 12 Maret 2026Kritik Pinjaman ke Bank Lampung, Anggota DPRD Metro Siap Lepas Fasilitas Bantu Bayar Bunga



