Mat Patoni Resmi Jabat Camat Pagar Dewa, Diharapkan Mampu Bersinergi
Sertijab yang dilangsungkan di halaman kantor Camat yang ada di Pekon (Desa) Basungan, Selasa (19/7/2022). Foto: Iwan/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Barat - Mat Patoni, S.Sos, M.Si resmi menjabat Camat Pagar Dewa, Kabupaten Lampung Barat, Lampung setelah dilakukan serah terima jabatan (Sertijab) yang dilangsungkan di halaman kantor Camat yang ada di Pekon (Desa) Basungan, Selasa (19/7/2022).
Camat lama, M Yones, S.STP.,MH yang kini diberi amanah sebagai Camat Balik Bukit, dalam sambutan mengatakan, ia sudah dua tahun lebih mengabdi di Kecamatan Pagar Dewa yang sudah tentu banyak yang belum terselesaikan.
Namun ia yakin dengan kepemimpinan Mat Patoni, Kecamatan Pagar Dewa bisa lebih baik lagi dan diharapkan bisa bersinergi dengan semua unsur apalagi Mat Patoni sebelumnya menjabat Sekretaris Camat Bandar Negeri Suoh sehingga sudah memiliki pengalaman.
"Atas nama pribadi dan keluarga, saya menyampaikan ucapan terimakasih terhadap dukungan yang diberikan Uspika dan semua warga di Kecamatan Pagar Dewa selama ini. Mohon dimaafkan apabila ada kesalahan, saya izin pamit," tegasnya.
Ucapan senada juga disampaikan rokoh masyarakat Pagar Dewa, M Abas selain menyampaikan ucapan terimakasih atas pengabdian dan segudang prestasi M Yones selama ini.
"Terhadap Mat Patoni, atas nama masyarakat Pagar Dewa ia berharap agar bisa menjalin komunikasi dengan baik kepada tokoh agama dan tokoh masyarakat sehingga apabila terjadi sesuatu hal yang di luar kendali bisa dikomunikasikan dengan baik," singkatnya.
Sedangkan Bupati Lampung Barat yang diwakilkan staf ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Sugeng Raharjo yang memimpin Sertijab menegaskan bahwa aparatur sipil negara atau ASN harus siap ditempatkan dimana saja.
Jadi terangnya, amanah yang diberikan pimpinan terhadap ASN dalam hal ini Camat merupakan tugas yang harus dijalani dengan sebaik mungkin karena Camat harus turut mensukseskan program-program pemerintah daerah.
"Camat bukan hanya dituntut menyelesaikan hal administrasi saja, namun lebih dari itu harus bisa menyerap aspirasi masyarakat dan mengatasi persoalan-persoalan yang ada di wilayah masing-masing dengan etika dan moral baik," pungkasnya. (*)
Video KUPAS TV : Proyek Ribuan Hektar di Lampung Selatan Terbengkalai
Berita Lainnya
-
Peserta PBPU JKN Lampung Barat Turun 9.027 Orang, Pemkab Anggarkan Rp10,2 Miliar
Rabu, 21 Januari 2026 -
Perkuat Pelestarian Budaya, Disdikbud Lambar Ganti Jumat Berbahasa Lampung Jadi Kamis Beradat
Rabu, 21 Januari 2026 -
Proyek Penanganan Longsor Liwa–Hanakau Lambar Selesai Tanpa Finishing, Warga Pertanyakan Sisa Anggaran
Selasa, 20 Januari 2026 -
Temuan Masalah MBG di Lampung Barat: Dapur Tak Higienis hingga Fasilitas Belum Lengkap
Selasa, 20 Januari 2026









