Tercemar Limbah, Pengelola Wisata Pantai Kerang Mas Lamtim Mengeluh Sepi Pengunjung
Ilustrasi Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung
Timur - Pencemaran limbah minyak mentah di pesisir pantai membuat pengelola
wisata pantai Kerang Mas Kecamatan Labuhan Maringgai mengeluh sepi pengunjung.
Hal itu diutarakan pengelola wisata pantai Kerang Mas Edi Susilo.
"Tercemarnya pantai
akibat limbah minyak ini, pantai Kerang sepi pengunjung, pedagang pada
tutup," katanya saat dikonfirmasi. Rabu, (20/07/2022).
Ia menjelaskan, akibat
tercemar limbah minyak mentah terdapat dua dampak yang dirasakan warga. Yaitu
dampak ekonomi dan dampak lingkungan.
"Seperti merugikan
nelayan, merugikan pariwisata, serta merugikan petani tambak yang ada di
sekitaran pantai ini," jelasnya.
Ia mengungkapkan pengunjung
di pantai Kerang Mas sebelum adanya limbah tersebut ramai.
"Seminggu yang lalu,
pengunjung disini masih ada. Sejak limbah itu tercemar di pantai ini, minat
untuk datang kesini kurang," ungkapnya.
"Dari sepinya pengunjung,
turut juga terdapat pedagang yang mengalami penurunan penghasilan,"
sambungnya.
Edi berterima kasih kepada
dinas terkait dan Pertamina yang telah membersihkan ceceran limbah minyak yang
ada di pinggiran pantai tersebut.
"Kami juga mengucapkan
terimakasih kepada tim yang telah bekerja cepat, kejadian itu cepat langsung
ditangani walaupun sekarang belum bersih betul tetapi paling tidak sekarang
sudah agak berkurang," ucapnya.
"Maka itu mungkin yang
saya sampaikan, intinya dampak itu pasti ada dari semua sektor segi masyarakat
dan lain sebagainya," pungkas Edi. (*)
Berita Lainnya
-
Warga Kecewa, Balai TNWK Dinilai Tak Serius Tangani Konflik Gajah Liar
Selasa, 13 Januari 2026 -
Polisi Alihkan Arus Lalu Lintas Saat Demo di Balai TNWK
Selasa, 13 Januari 2026 -
Massa Aksi Kepung Balai TNWK, Tuntut Penyelesaian Konflik Gajah-Manusia
Selasa, 13 Januari 2026 -
Jelang Aksi di Way Kambas, Polisi Minta Personel Utamakan Pendekatan Humanis
Selasa, 13 Januari 2026









