• Rabu, 28 September 2022

Pembiayaan Lahansikam Tetap Tumbuh Sepanjang Semester 1 Tahun 2022

Selasa, 26 Juli 2022 - 11.45 WIB
1.1k

PT Lampung Berkah Finansial Teknologi (Lahansikam) berhasil membukukan kenaikan penyaluran pembiayaan selama tahun 2022. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Penyelenggara Fintech P2P lending yang berbasis di provinsi Lampung, PT Lampung Berkah Finansial Teknologi (Lahansikam) berhasil membukukan kenaikan penyaluran pembiayaan selama tahun 2022. Secara akumulatif, sepanjang tahun 2022 jumlah dana yang di salurkan ke masyarakat berjumlah Rp161 Miliar atau naik sebesar 143% secara YoY dari periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp76 Miliar dengan tingkat keberhasilan pembayaran di angka 97,23%

CEO & Co-Founder Lahansikam, Ade Sumaryadi mengatakan kenaikan ini disebabkan karena perusahaan melakukan beberapa langkah ekspansi usaha dengan mempertimbangkan kondisi pandemi yang membaik diantaranya adalah perluasan wilayah pemasaran dan aktif melakukan edukasi serta literasi kepada masyarakat. Pemilahan pembiayaan terhadap beberapa sector industri juga tetap dilakukan sebagai antisipasi pulihnya ekonomi dari pandemi yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Perusahaan juga tetap konsisten untuk memberikan layanan pembiayaan kepada sektor usaha kecil dan menengah.

“Sebagai platform yang bergerak di pembiayaan produktif, kami berusaha menangkap situasi pemulihan ekonomi paska pandemi di masyarakat. Perluasan wilayah penyaluran pembiayaan untuk luar Bandar Lampung diantaranya Lampung Selatan, Lampung Barat dan beberapa kota pendamping lainnya, begitu juga sejalan dengan peningkatan layanan penanganan serta maintenance borrower yang semakin disesuaikan dengan kondisi pasca pandemi saat ini,” kata Ade dalam keterangan persnya.

Kontribusi Pihak Ketiga

Di sisi lain, pertumbuhan Lahansikam juga tidak terlepas dari kepercayaan para pendana (Lender) yang tetap komitmen untuk mendukung penyaluran pembiayaan baik pendana perorangan maupun pendana institusi. Sepanjang tahun 2022 tercatat jumlah pendana adalah sebanyak 695 naik dari tahun sebelumnya yang berjumlah 483 pendana. Pendana ini berasal dari Lampung dan juga luar provinsi Lampung.

Dari sisi internal perusahaan, sepanjang tahun 2022 tidak banyak perubahan secara organisasi yang terjadi. Perusahaan fokus kepada penguatan untuk peningkatan kompetensi SDM dengan mengikutsertakan dalam program pelatihan dan sertifikasi terkait industri finansial untuk menjaga kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat. Perusahaan juga banyak memberikan akses kepada mahasiswa/pelajar di provinsi Lampung untuk program magang/praktek kerja dengan tujuan mendekatkan industri Fintech kepada kalangan akademisi.

Perusahaan juga terus berupaya memperbaiki layanan melalui peningkatan akses digital kepada masyarakat. Sesuai rencana bisnis 2022 yang disampaikan kepada OJK, tahun ini perusahaan menargetkan untuk meluncurkan platform dalam bentuk Aplikasi berbasis android sehingga diharapkan akan lebih mengedukasi masyarakat untuk layanan finansial secara digital. Termasuk juga penambahan fitur E-KYC dan penyempurnaan proses verifikasi agar kualitas pertumbuhan bisnis tetap terjaga.

Langkah strategis lainnya yang dilakukan sepanjang semester 1 tahun 2022 adalah aktif melakukan edukasi dan literasi kepada seluruh lapiran masyarakat terutama konsisten perusahaan untuk memerangi bahaya pinjaman online illegal. Termasuk memaksimalkan ekosistem keuangan dalam bentuk kerjasama strategis dengan beberapa lembaga keuangan yang ada di provinsi Lampung.

Bentuk upaya Lahan Sikam dalam menciptakan ekosistem kerjasama dengan lembaga jasa keuangan di daerah adalah menjalin kolaborasi professional dengan beberapa lembaga jasa keuangan lainnya untuk menjadi pendana (Lender) bagi peminjam (borrower-borrower) di Lahan Sikam, sekaligus menjawab komitmen perusahaan dalam merealisasikan Rencana Bisnis perusahaan untuk tahun 2022 yang telah di sampaikan sebelumnya,” Kata Ade.

Hal tersebut dibuktikan dengan kerja sama yang terjadi antara Lahan Sikam dengan beberapa BPR baik yang ada di Provinsi Lampung maupun Luar Provinsi Lampung, sehingga diharapkan kolaborasi tersebut dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan mempermudah masyarakat daerah dalam mengakses layanan finansial,” Katanya menerangkan.

Mewakili manajemen Lahansikam, tidak lupa Ade juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak dan pemangku kepentingan atas pencapaian perusahaan yang didapat sepanjang semester 1 tahun 2022, baik dari regulator yaitu OJK Pusat (DP3F) maupun OJK Provinsi Lampung dan pemerintah provinsi Lampung serta Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama (AFPI). Pencapaian ini juga bisa terjadi karena kepercayaan dari Pendana yang sangat mendukung program yang dibuat perusahaan.

Sebagai penutup, Ade menambahkan, “Dengan dukungan dari berbagai pihak tersebut, kami optimis sepanjang tahun 2022 perusahaan akan bisa melayani masyarakat pengusaha kecil dan menengah lebih banyak lagi dengan tetap menjaga kepercayaan dari pihak lender,” tutupnya. (**)