• Rabu, 28 September 2022

Kendalikan Inflasi, TPID Lampung dan Disdag Metro Rutin Gelar Operasi Pasar

Rabu, 10 Agustus 2022 - 14.29 WIB
54

Suasana operasi pasar cabai dan bawang merah di Pasang Kangkung, Rabu (10/8/2022). Foto: Ria/kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Lampung bakal rutin menggelar operasi pasar komoditas cabai dan bawang merah guna mengendalikan harga dan menjaga kenaikan inflasi.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Lampung, Kusnardi mengatakan, dipilihnya kedua komoditas tersebut lantaran harga keduanya belum mengalami penurunan sejak beberapa bulan terakhir.

"Operasi pasar ini merupakan salah satu upaya pengendalian inflasi di Lampung. Khususnya untuk komoditas cabai dan bawang merah yang sampai saat ini masih tinggi," kata Kusnardi, saat dimintai keterangan, Rabu (10/8/2022).

Kusnardi menerangkan jika pada gelaran operasi pasar kali ini digelar di tiga titik. Diantaranya Pasar Tugu, Pasar Kangkung dan Bazar Rebo di halaman kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Lampung.

"Ini akan kita adakan rutin setiap minggunya sampai dengan harga stabil lagi. Karena saat ini memang harga sempat turun tapi naik lagi dan sampai sekarang belum turun lagi," terangnya.


Dalam gelaran operasi pasar tersebut lanjut Kusnardi, pihaknya telah menyiapkan 200 kilogram cabai merah yang dijual dengan harga Rp63.000 per kilogram, dan 100 kilogram bawang merah yang djual dengan harga Rp27.000 per kilogram.

"Sekarang ini di pasar harga cabai merah mencapai Rp70.000 hingga Rp75.000 per kilogram, harga normalnya Rp30.000 sampai Rp40.000. Sedangkan bawang merah Rp40.000 normalnya Rp30.000 per kilogram," kata dia.

Gelaran operasi pasar tersebut disambut antusias oleh masyarakat yang ingin berbelanja di Pasar Tugu. Salah satu Kamsina (40) yang mengungkapkan jika harga cabai dan bawang merah tidak kunjung turun sejak dua bulan terakhir.

"Harapannya bisa sering dilakukan karena sudah ada dua bulan harga cabai merah dan bawang merah terus turun. Alhamdulillah ini ada operasi pasar sedikit membantu masyarakat," katanya.

Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung, Indeks Harga Konsumen (IHK) mengalami kenaikan dari 112,64 pada Juni 2022 menjadi 113,46 pada Juli 2022 sehingga terjadi inflasi sebesar 0,73 persen.

Sementara Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Metro juga berencana bakal rutin menggelar operasi pasar atau bazar sembako guna menekan kenaikan harga komoditas pangan secara terus-menerus atau inflasi.


Kepala Disdag Kota Metro, Elmanani mengatakan, pihaknya bakal mengintensifkan kegiatan bazar bahan khusus komuditas pangan, yang rencananya bakal digelar rutin sebagai upaya menekan kenaikan harga sembako yang menjadi pemicu tingginya inflasi di Bumi Sai Wawai.

"Untuk kegiatan bazar bahan pangan kami akan rutinkan setiap Jumat. Tapi untuk bulan ini masih akan kita rapatkan lagi,” kata Elmanani, Rabu (10/8/2022)

Guna merealisasikan rencana kegiatan tersebut, Disdag Kota Metro bakal menggandeng para distributor atau agen di Metro, agar bahan pangan yang dijual relatif lebih murah dibandingkan harga pasar.

"Kegiatan ini kami gelar untuk mengantisipasi kenaikan harga bahan yang cenderung fluktuatif," ujarnya.

Elmanani juga berharap, rencana kegiatan tersebut dapat berjalan sesuai harapan dan dapat menurunkan angka inflasi di Kota Metro.

Sebelumnya, Disdag Kota Metro telah menggelar bazar bahan pangan berupa sembako di halaman kantornya yang mendapat antusias masyarakat.

"Alhamdulillah kemarin kita gelar pertama kali danmendapat sambutan baik dari masyarakat. Bahkan distributor juga bolak balik untuk mengambil bahan pangan yang telah habis. Makanya kegiatan ini rencananya akan kami gelar rutin untuk menekan tingginya harga pangan sekaligus untuk menurunkan angka inflasi,” tandasnya. (*)


Video KUPAS TV : ODGJ di Seputar Kita Bersama dr.Tendry Septa