PSPPI Fakultas Teknik Unila Kukuhkan 113 Insinyur Kerjasama PII Lampung
Pengukuhan 113 insinyur yang berlangsung di Swiss-Belhotel Lampung, Minggu (25/9/2022). Foto: Dok.Unila
Kupastuntas.co, Bandar lampung - Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) Fakultas Teknik (FT) Universitas Lampung (Unila) mengukuhkan 113 insinyur yang berlangsung di Swiss-Belhotel Lampung, Minggu (25/9/2022).
Pelantikan dan pengukuhan insinyur disimbolkan dengan pengalungan medali dan pemakaian safety helmet bagi para insinyur baru yang wajib berpegang teguh pada kode etik insinyur.
Ketua Program Studi PSPPI FT Unila Dr. Eng. Ir. Dikpride Despa, S.T., M.T., I.P.M., ASEAN, Eng, mengatakan, jumlah mahasiswa yang diwisuda pada periode September 2022 sebanyak 235 mahasiswa dari 238 mahasiswa PSPPI yang terdaftar pada semester genap 2021/2022.
"Mereka terdiri atas kelas reguler kerjasama Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Lampung dan kerjasama PII cabang Banyuasin. Jumlah Alumni PSPPI Unila sejak tahun 2018 sampai saat ini sebanyak 728 mahasiswa.
Pengukuhan hari ini lanjutnya, merupakan pengukuhan kedua setelah sebelumnya dilaksanakan pada Sabtu, 17 September 2022 dengan jumlah 122 mahasiswa dan merupakan mahasiswa kelas reguler kerja sama PII Cabang Banyuasin, kelas Palembang, dan OKU Timur.
Pada kelas reguler, terdapat beberapa dosen FT Unila yang dikukuhkan menjadi insinyur yaitu Dr. Eng. Ir. Mardiana, S.T., M.T., Ir. Vera Agustriana N, S.T., M.T., Ph.D., Ir. Khairudin, S.T., M.Sc., Ph.D., Eng, Ir. Herri Gusmedi, S.T., M.T., Ir. Martinus, S.T., M.Sc., dan Ir. Tas’an Junaedi, S.T., M.T., Ir. Akhmad Zakwan, M.Ling., serta Bupati OKU Timur Ir. Lanosin, S.T.
Mereka dikukuhkan dari kelas kerjasama PII Wilayah Lampung dengan jumlah total 113 mahasiswa. Pengukuhan 113 insinyur dilakukan oleh sekjen PII Pusat, wakil rektor bidang PKTIK Unila, dan dekan FT Unila.
Sementara Wakil Rektor Bidang PKTIK Unila Prof. Suharso, pada sambutannya menyampaikan peranan penting insinyur dalam pembangunan, mulai dari fase inisiasi, perencanaan, eksekusi, monitoring, hingga fase project close out.
"Pengukuhan PSPPI merupakan bagian implementasi amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran. Semuanya membutuhkan insinyur-insinyur andal yang mengedepankan profesionalisme, etika, dan integritas, dengan menjunjung tinggi dan menjalankan kode etik profesi insinyur,” terang Suharso.
Selain Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja sama, dan TIK Unila Prof. Ir. Suharso, Ph.D., sejumlah tokoh publik nampak hadir pada acara itu meliputi, Sekretaris Jenderal PII Pusat Ir. Bambang Goeritno Soekamto, M.Sc., M.P.A., I.P.U., APEC., Eng., Ketua Komite Pengembangan Organisasi PII Pusat Dr. Ir. Eden Gunawan, M.M., I.P.M., ASEAN, Eng.
Selanjutnya, Ketua Umum PII Wilayah Lampung Ir. Taufik Hidayat, M.M., M.P., I.P.M., Dekan Fakultas Teknik Unila Dr. Eng. Ir. Helmy Fitriawan, S.T., M.Sc., dan Sekretaris Daerah Kabupaten Tulangbawang Ir. Anthony, M.M., yang juga menjadi salah satu insinyur yang dikukuhkan hari ini. (Rls)
Berita Lainnya
-
Mahasiswa Universitas Teknokrat Lahirkan Inovasi PLTB Archimedes 3 Sudu untuk Penerangan UMKM Gunung Kunyit
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Istri Bripka Anumerta Arya Supena Bersyukur Kasus Cepat Terungkap
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Kenangan Rekan untuk Bripka Arya Supena, Polisi Baik yang Gugur saat Bertugas
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Perintah Kapolda Lampung Tembak di Tempat Pelaku Begal Tuai Pro dan Kontra
Sabtu, 16 Mei 2026








