• Minggu, 27 November 2022

Minyak Goreng Diserbu Emak-emak di Pasar Murah Pringsewu

Jumat, 30 September 2022 - 10.43 WIB
67

Salah satu emak-emak saat akan membeli minyak goreng murah di Pasar Murah Pringsewu yang diadakan oleh Pemprov Lampung. Foto: Gamel/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Pringsewu - Dibuka sejak 8:45 pagi, produk minyak goreng kemasan menjadi primadona dan diserbu oleh pembeli yang didominasi ibu-ibu di acara pasar murah, baik dari masyarakat sekitar maupun ASN di lingkungan pemda Pringsewu.

Adapun produk yang dijual pada pasar murah dan bazar UKM/IKM ini adalah minyak goreng kemasan merek Domus seharga Rp13 ribu/liter. Beras premium 5 kg jenis beras Kita Rp53 ribu, gula pasir manis Kita 1 kg/Rp13.500, daging sapi segar Rp100 ribu per kilo, dan tepung terigu merek Bola Salju Rp12 ribu per kilo.

Untuk produk minyak merek Domus sendiri disiapkan sebanyak 600 dus dimana 1 dus berisi 12 buah dengan ukuran 1 liter.

Kusnardi selaku Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung mengatakan kegiatan kali ini dilakukan guna meningkatkan daya beli masyarakat pasca kenaikan BBM.

Menurutnya, dampak kenaikan BBM tidak begitu berpengaruh di Pringsewu dan dirinya mengatakan bahwa Pringsewu masih dalam kondisi aman serta daya beli masyarakat masih tergolong stabil.

"Pringsewu aman-aman saja. Namun pemerintah mengamanatkan untuk pengendalian harga terutama dengan adanya kenaika BBM, walaupun di sini (Pringsewu) baik-baik saja, tidak terasa benar tetapi kami dari Provinsi tetap mengadakan pasar murah di Kabupaten/Kota termasuk Pringsewu," Ujar Kusnardi, Jum'at (30/9/22).

Kusnardi menyampaikan bahwa harga sembako yang dijual di pasar murah ini sesuai dengan harga HET bahkan ada yang memiliki selisih Rp1-2 ribu rupiah dari harga pasaran.

"Yang dijual disini (pasar murah) pastinya sembako, ada perbedaan harga sekitar 10-15 persen, seperti minyak goreng selisih Rp1000," Singkatnya.

Sementara itu, Jimmy selaku Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Provinsi Lampung mengatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan pasar murah di setiap Kabupaten/Kota.

"Sebelumnya sudah dilaksanakan di Bandar Lampung dan ini sering, lalu di Lampung Barat, sekarang di Pringsewu dan selanjutnya di tempat lain juga menyusul. Dalam waktu dekat rencananya di Kabupaten Mesuji," Jelasnya.

Sekretaris Daerah Pringsewu, Heri Iswahyudi mengucapkan terima kasihnya pada Provinsi Lampung karena telah melakukan pasar murah dan bazar IKM/UKM di bumi jejama secancanan.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, menurutnya masyarakat dapat membeli barang (sembako) dengan harga murah namun kualitas bagus.

"Kami senang bahwa pemerintah mengalokasikan kegiatan pasar murah dan bazar UKM/IKM di Pringsewu. Dengan begini daya beli masyarakat dapat terbantu dan dapat pula meningkatkan penjualan IKM/UKM Pringsewu," Katanya.

Arief Kharisvan Manager Bisnis di Bulog Lampung mengatakan bahwa pihaknya membawa sebanyak 2 ton produk bahan pokok yang dijual di pasar murah ini.

Disampaikan Arief, jika kegiatan ini sendiri bertujuan untuk meningkatkan daya beli masyarakat, serta menekan inflasi di Lampung.

"Kita bawa beras medium, beras premiun merek beras Kita, tepung terigu, daging dan gula pasir sebanyak 2 ton karena memang kita harus melakukan operasi pasar dan stabilisasi harga juga untuk mengendalikan inflasi," Ucapnya.

Salah satu masyarakat sekitar Susi yang turut hadir dalam kegiatan ini merasa terbantu dengan pasar murah yang diadakan di lapangan pemda Pringsewu. Ia pun sampai membeli 4 liter minyak goreng karena menurutya harga minyak di sini cenderung miring dibandingkan harga di pasar.

"Ini beli minyak aja. Menurut saya ini harganya murah di sini daripada di pasar. Dan ini udah beli 4 liter minyak dengan harga satunya 13 ribu/1 liter," Tutupnya. (*)