Lagi Cari Rongsokan, Warga Sukaraja Malah Temukan Mayat di Pinggir Pantai
Mayat tanpa identitas yang ditemukan oleh warga saat dievakuasi dari pinggir pantai Sukaraja, di belakang Kantor SBR (bekas dermaga batu bara), Senin (10/10/2022). Foto: Martogi/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Agus Setiawan (23) Warga
Sukaraja dikagetkan dengan temuan mayat anonim atau tanpa identitas dengan
tubuh sudah bengkak saat sedang mencari rongsokan di Jalan Yos Sudarso,
Kelurahan Sukaraja, Bumi Waras atau tepatnya dipinggiran Pantai Sukaraja, di
belakang Kantor SBR (bekas dermaga batu bara), Senin (10/10/2022).
Awalnya mayat anonim tersebut ditemukan ketika dirinya
sedang mencari rongsokan sesudah shalat subuh sekitar pukul 05.00 WIB, dirinya
melihat sesosok bayangan seperti seseorang di pinggir pantai.
"Karena penasaran terus saya mendekat, ternyata mayat
laki-laki, saya langsung pulang melapor ke RT. Saat itu, jenazah masih
tergenang di laut," ujarnya.
Ketua RT 13 LK I, Lin Mega memastikan mayat anonim tersebut
bukan warga situ dan tidak ada yang mengenali. "Bukan warga kami, kami
tidak ada yang mengenalinya," ucapnya.
Sementara itu, Bhabin Kamtibmas Kampung Rawa Baru, Bripka
Agus mengungkapkan mayat anonim tersebut diperkirakan sudah tiga hari
meninggal.
"Informasinya kemarin belum ada. Melihat ciri fisiknya,
diduga mayat itu sudah tiga hari meninggal dunia," imbuhnya.
Selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung, untuk diautopsi Visum Et Repertum agar diketahui penyebab kematiannya. (*)
Video KUPAS TV : Detik-detik Penangkapan Pencuri Motor di Metro Lampung
Berita Lainnya
-
Disdikbud Buka SPMB Pendidikan Jarak Jauh Mulai 6 Juli, Sasar Anak Putus Sekolah Usia 16-18 Tahun
Jumat, 03 Juli 2026 -
Gunung Anak Krakatau Status Siaga, Masyarakat Diminta Tidak Mendekat 3 Km
Jumat, 03 Juli 2026 -
DPRD Lampung Barat Desak PT Star Energy Terbuka Soal Legalitas Proyek Panas Bumi
Jumat, 03 Juli 2026 -
Penyembelihan Tapir di Mesuji Bunuh Keadilan Ekologis, Akademisi Minta Pelaku Ditindak Tegas
Jumat, 03 Juli 2026








