• Kamis, 14 Mei 2026

Nekat Tebas Jari Polisi, Ismail Pelaku Curanmor Meregang Nyawa Ditembus Timah Panas Petugas

Senin, 10 Oktober 2022 - 17.21 WIB
224

Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Dennis Arya Putra. Foto: Martogi/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Polisi terpaksa mengeluarkan tindakan tegas terukur kepada DPO Ismail pelaku curanmor hingga tewas usai melakukan perlawanan dengan menebas jari polisi saat akan ditangkap di Jalan Walakuba, Way Laga, Kecamatan Sukabumi Kota Bandar Lampung sekitar pukul 04.30 WIB, Minggu (9/10/2022) pagi.

Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Dennis Arya Putra mengatakan selain melumpuhkan DPO Ismail (sudah tewas tertembak), pihaknya sudah mengantongi identitas dua rekan pelaku yang kabur dan saat ini masih dalam pengejaran.

"Sudah kita kantongi identitasnya dan tim sudah bergerak. Doakan saja, semoga segera terungkap dan akan kita sampaikan nanti," ujarnya, Senin (10/10/2022).

Hal tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan dan pengembangan dari rekan DPO Ismail bernama Suryanto yang sempat mendapatkan perawatan medis karena tertembak di bagian paha kirinya.

Namun, pihaknya belum bisa membeberkan identitas dua rekan DPO pelaku curanmor karena masih dalam pengejaran anggota.

"Rekan pelaku Suryanto (40) yang dirawat di RS Bhayangkara sudah membaik dan kini sudah ditahan di sel Mapolresta Bandar Lampung," ucapnya.

Dennis menjelaskan pihaknya masih terus melakukan pengembangan dan pemeriksaan dari pelaku Suryanto.

"Saat itu, pelaku DPO Ismail dan rekannya diduga mau metik (curi) motor lagi, ditemukan juga barang bukti kunci letter T dari tangan para pelaku," imbuhnya.

Sementara itu, polisi yang menjadi korban sabetan sajam oleh DPO Ismail di bagian jari jempol kiri sudah membaik. "Kondisi sudah membaik," jelasnya.

Sebelumnya, Ismail (30), DPO Curanmor asal Lampung Timur tewas ditembak usai menebas jari polisi saat diringkus di Jalan Walakuba, Way Laga, Kec. Sukabumi Kota Bandar Lampung sekitar pukul 04.30 wib, Minggu (9/10/2022) pagi.

Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Ino Harianto mengatakan kejadian berawal saat polisi sedang patroli hunting dibeberapa lokasi rawan curanmor di Bandar Lampung. Kemudian anggota melihat pelaku yang merupakan DPO.

Saat pelaku dan rekannya dihadang ingin diringkus polisi, pelaku yang merasa terpojok langsung melawan dan melukai tangan anggota dengan senjata tajam jenis badik sehingga penangkapan tersebut sempat diwarnai tembakan.

"Pelaku berinisial IS tewas tertembak di bagian dada dan kakinya, sementara rekannya berinisial SUR tertembak dibagian paha kirinya. Dua pelaku lainnya berhasil melarikan diri," ucapnya.

Jasad pelaku IS sudah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Lampung dan kemudian akan diserahkan kepada pihak keluarganya.

Dari tangan komplotan pelaku curanmor ini, polisi menyita barang bukti berupa, seperangkat alat untuk mencuri berupa kunci letter T, dua bilah senjata tajam jenis badik, serta sepeda motor tanpa plat kendaraan yang digunakan para pelaku yang patut diduga dari hasil kejahatan. (*)

Editor :