Satu Orang Luka Tertimbun Material Longsor di Bandar Lampung
Longsor terjadi di daerah Kecamatan Panjang, Kamis (27/10/2022). Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Bencana tanah longsor yang menerjang dua lokasi yakni Kecamatan Panjang dan di Kupang, Kecamatan Teluk Betung Utara (TBU) Bandar Lampung mengakibatkan satu orang mengalami luka-luka akibat tertimbun material longsor.
Kabid Kedaruratan BPBD kota Bandar Lampung Gustriyansyah mengatakan, akibat hujan terus menerus, mengakibatkan terjadinya longsor di Panjang pada pagi tadi dan di Kupang, TBU siang ini.
"Dari longsor di Panjang ada satu korban yang mengalami luka ringan, yakni seorang laki-laki umur 15 tahun, karena longsor menimpa bagian kamar mandi rumah," ujar Gustriyansyah, Kamis (27/10/2022).
Ia menjelaskan, longsor di TBU hanya menimpa jalan setapak saja, sehingga tidak bisa dilewati.
"Tapi dari longsor itu juga ada 3 rumah yang terdampak. Sehingga kita terjunkan sebanyak tiga tim personil," jelasnya.
Oleh karena itu, pihaknya menghimbau, pada masyarakat dalam beberapa hari ini untuk selalu waspada dan siaga terhadap cuaca yang kurang bersahabat.
"Untuk berhati-hati melakukan aktivitas diluar rumah. Tetapi jika masyarakat yang berada di lereng bukit agar untuk menghindar dari tempat tinggalnya, sehingga ketika terjadi bencana agar tidak menelan korban," pungkasnya.
Rizki Arya Pratama (17) korban luka ringan mengatakan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 06:30 WIB, saat dirinya sedang di kamar mandi.
"Saya lagi sikat gigi tiba-tiba denger suara gemuruh terus tembok rumah ambruk hampir nimpah saya," katanya.
Ia menjelaskan, dirinya hanya mendapatkan luka ringan saja pada bagian tangan dan bahu. Sementara, di lokasi berbeda sebuah rumah rusak akibat diterjang oleh tanah longsor.
Menurut pemilik rumah, Silvi mengatakan kejadian terjadi sebanyak dua kali dimana yang pertama terjadi pada pukul 07:00 WIB dan yang kedua pukul 08:30 WIB. "Setelah hujan tanah mulai turun," imbuhnya.
Silvi menuturkan ini kejadian kedua rumahnya terkena longsor dimana sebelumnya sudah sempat diperbaiki. "Ini yang paling parah," pungkas Silvi. (*)
Berita Lainnya
-
Sempat Dikira Meteor, Benda Bercahaya di Langit Lampung Puing Roket
Minggu, 05 April 2026 -
Kualitas Diakui Global, Minat Siswa Terhadap Kampus Islam Negeri Terus Meningkat
Sabtu, 04 April 2026 -
Aniaya Marbot, Dua Jukir di Bandar Lampung Ditangkap Polisi
Sabtu, 04 April 2026 -
Pemprov Lampung Kembali Salurkan Bantuan Rp1 Juta untuk Jemaah Haji 2026
Sabtu, 04 April 2026








