Pegawai Kejari Bandar Lampung Diduga Korupsi Tukin, Pengamat Hukum Dorong Periksa Kejari Lain
Pengamat Hukum Unila, Yusdianto. Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pegawai Kejari Bandar Lampung Diduga Korupsi dana Tunjangan Kinerja yang diperkirakan rugikan negara sebesar Rp1,8 Miliar.
Pengamat Hukum Unila, Yusdianto mengapresiasi, atas sikap tegas yang dilakukan oleh pihak pengawasan kejaksaan karena berani membersihkan dugaan korupsi yang ada di internal kejaksaan.
"Kita patut apresiasi karena mereka mau dan berani membersihkan perkara dugaan korupsi yang ada di internal, karena jujur itu hebat, jadi sebelum membersihkan perkara dugaan korupsi di luar sana, lebih baik bersihkan dulu internalnya," katanya. Senin, (31/10/2022).
Kemudian, dirinya juga mendorong, untuk Kejati Lampung memeriksa kejari lain juga karena tidak menutup kemungkinan hal tersebut bisa terjadi di kejari lain yang ada di Lampung dengan modus yang sama.
"Ini bisa jadi contoh untuk kejaksaan melihat internal masing-masing karena tidak menutup kemungkinan hal itu juga bisa terjadi di wilayahnya," ucapnya.
Kedepannya, Yusdianto berharap agar perkara tersebut dibuka secara transparan dan harus diungkap secara terang.
"Dan perkara ini harus ada progres kedepannya dan jangan stop disitu saja, terkait siapa saja yang terlibat harus diberikan penindakan tegas juga," pungkasnya.
Sebelumnya, Pegawai Kejari Bandar Lampung Diduga Korupsi dana Tunjangan Kinerja, atas hal itu Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung, meningkatkan status kasus dugaan korupsi yang diperkirakan rugikan negara Rp1,8 Miliar itu ke tingkat penyidikan.
Hal itu diungkapkan, Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Lampung Hutamrin, saat konferensi pers di kantor Kejati setempat.
Menurutnya, indikasi tindak pidana korupsi di Kejari Bandar Lampung berdasarkan LHP bidang pengawasan, tentang pemotongan tunjangan kinerja atau remunerasi pegawai Kejari Bandar Lampung yang dilakukan oleh pegawai bagian keuangan Kejari Bandar Lampung. (*)
Berita Lainnya
-
PLN Akselerasikan Program Pemerintah, Lebih dari 10 Ribu Rumah Tangga di Lampung Terang lewat Program BPBL
Jumat, 12 Juni 2026 -
PT KAI Tanjungkarang Amankan 29 Bidang Aset
Jumat, 12 Juni 2026 -
Puluhan Daycare di Bandar Lampung Belum Berizin, Orang Tua Diminta Waspada
Jumat, 12 Juni 2026 -
Pemprov Lampung Janji Lunasi Utang DBH Rp549 Miliar ke Pemda Kabupaten/Kota hingga Akhir 2026
Jumat, 12 Juni 2026








