LP3M Unila Gelar Rapat Koordinasi Penyusunan Dokumen Instrumen Suplemen Konversi
LP3M Unila saat menggelar Rapat Koordinasi Penyusunan Dokumen ISK, di Gedung Rektorat lantai empat, Selasa (8/11/2022). Foto: Dok.Unila
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Lembaga Pengembangan, Pembelajaran, dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Lampung (Unila) menggelar Rapat Koordinasi Penyusunan Dokumen Instrumen Suplemen Konversi (ISK), di Gedung Rektorat lantai empat, Selasa (8/11/2022).
Kegiatan dalam rangka mempersiapkan konversi peringkat akreditasi universitas dari A ke Unggul itu dibuka secara resmi Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Ir. Murhadi, M.Si.
Dalam sambutannya Prof. Murhadi menyampaikan, salah satu target capaian Unila terkait tata pamong dan tata kelola Unila berdasarkan good university government adalah peningkatan akreditasi institusi. Universitas Lampung sejak tahun 2016 telah terakreditasi A.
Pada tahun 2020, Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) mengeluarkan peraturan BAN-PT Nomor 2 tahun 2020 tentang Instrumen Suplemen Konversi. Pengaturan ini mengatur tentang mekanisme konversi peringkat akreditasi perguruan tinggi.
"Berdasarkan peraturan ini plt. rektor Unila telah memberikan instruksi agar Unila segera menyusun dan mengajukan ISK dalam rangka konversi peringkat akreditasi A ke Unggul,” kata Prof. Murhadi.
Sementara Sekretaris LP3M Prof. Dr. Buhani, S.Pd., M.Si., dalam laporannya mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu program LP3M dalam rangka meningkatkan mutu yang berkelanjutan di Universitas Lampung.
"Adapun tahapan kegiatan yang sudah dilakukan LP3M yaitu rapat internal pembentukan tim ISK dan rapat koordinasi pendampingan, serta penyusuan ISK,” ungkap Prof. Buhani.
LP3M dalam proses persiapan konversi akreditasi A ke Unggul telah melakukan berbagai kegiatan, di antaranya mengadakan diskusi dengan Universitas Gadjah Mada mengenai panduan penyusunan ISK, serta diskusi dengan Universitas Negeri Padang untuk membahas praktik UNP dalam meraih akreditasi unggul menggunakan ISK.
Kegiatan turut dihadiri tim penyusunan dokumen ISK Unila, tim pendamping penyusunan dokumen ISK, tim CCED Unila, serta mahasiswa. (Rls)
Berita Lainnya
-
Tertinggal di Tol Bakter, Tas Berisi Rp 7,7 Juta dan USD 20 Ribu Kembali ke Tangan Pemilik
Senin, 23 Maret 2026 -
Hingga H+1 Lebaran, 39 Kecelakaan Terjadi di Lampung 11 Orang Meninggal Dunia
Senin, 23 Maret 2026 -
Antisipasi Lonjakan Arus Balik, Dishub Lampung Siapkan Pelabuhan Panjang Jadi Alternatif
Senin, 23 Maret 2026 -
Program Balik Kerja BPKH 2026, 675 Perantau Lampung Diberangkatkan Gratis
Senin, 23 Maret 2026








