Kasus Covid-19 di Lampung Meningkat, Ini Kata Kadinkes Reihana
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Lampung, Reihana. Foto: Dok/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Lampung dalam beberapa hari terakhir ini mulai menunjukan adanya tren peningkatan.
Berdasarkan data yang dirilis oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung, peningkatan kasus mulai terjadi pada awal bulan November. Dimana kenaikan kasus harian tertinggi pernah menyentuh angka 38 kasus.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Lampung, Reihana menjelaskan, peningkatan kasus tersebut belum bisa dipastikan apakah salah satunya dipengaruhi varian XBB yang sudah ditemukan di Lampung.
"Karena berdasarkan pemeriksaan WGS (whole genome sequencing), untuk Lampung belum ditemukan lagi kasus XBB," kata Reihana, saat dimintai keterangan, Kamis (10/11/2022).
Reihana menjelaskan, pembatasan kegiatan masyarakat disesuaikan dengan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang ditentukan oleh Pemerintah Pusat.
"Saat ini semua kabupaten/kota di Lampung PPKM level 1. Tapi tentunya masyarakat harus tetap menerapkan protokol kesehatan," jelasnya.
Sementara Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo, meminta kepada masyarakat untuk tidak panik, namun harus tetap menerapkan protokol kesehatan serta mengikuti vaksinasi.
"Masyarakat yang vaksin nya belum lengkap maka silahkan dilengkapi. Di Lampung kan sudah banyak penyintas dan kalau vaksin semua lengkap maka imun tubuh akan terbentuk," kata Deni.
Meski Provinsi Lampung saat ini berada di PPKM level 1 lanjutnya, namun masyarakat diminta tidak lengah dan pemerintah daerah mulai melakukan antisipasi dan kesiapan sarana prasarana kesehatan.
"Meskipun varian XBB ini gejalanya tidak berat, tapi Pemprov Lampung harus tetap melakukan langkah antisipasi. Seperti ketersediaan tempat tidur serta percepat vaksinasi," terangnya.
Hingga saat ini, jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Lampung berjumlah 75.034 orang. Dimana yang dinyatakan sembuh sebanyak 70.609 dan yang meninggal dunia 4.166 orang. (*)
Video KUPAS TV : Lampung Kirim 6.115 PMI ke Luar Negeri
Berita Lainnya
-
Kenaikan Harga Plastik Tekan Pelaku Usaha Tahu di Bandar Lampung, Biaya Produksi Naik Hingga Dua Kali Lipat
Rabu, 08 April 2026 -
UniRank 2026: UIN Raden Intan Lampung Kembali Masuk 6 Besar PTKIN
Rabu, 08 April 2026 -
Harga Plastik Naik, Disperindag Lampung Imbau Industri Tahu Tempe Gunakan Daun Pisang
Rabu, 08 April 2026 -
Lewat Kemah Sastra 2026: Ari Pahala Tegaskan Puisi sebagai Cara Memahami dan Memaknai Dunia
Rabu, 08 April 2026








