Pencuri di Rumah Mertua Kapolres Lamsel Lambaikan Tangan ke Kamera CCTV
otongan rekaman CCTV di rumah Kombes Djumli Safaruddin, Jalan Pelita II, No.8, Kelurahan Labuhan Ratu, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung. Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Rumah mertua dari Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin, yang juga pensiunan Polri dengan jabatan terakhir Irwasda Polda Bengkulu, Kombes Djumli Safaruddin disatroni pencuri.
Dalam pencurian rumah di Jalan Pelita II, No.8, Kelurahan Labuhan Ratu, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung disatroni maling pada Jumat (18/11/2022) sekitar pukul 04.30 WIB itu, tiga motor raib dibawa kabur pencuri.
Kerabat korban sekaligus kakak ipar Kapolres Lamsel, Fahmi mengetahui kejadian rumah disatroni maling sekitar pukul 04.50 ketika terbangun.
"Pas saya bangun pintu pagar terbuka, lalu saya cek CCTV ternyata ada maling masuk," kata Fahmi, saat ditemui di lokasi.
Dirinya menduga para pelaku sudah merencanakan untuk menyatroni rumah tersebut. Bahkan dari rekaman CCTV para pelaku terlihat seperti melambaikan tangan tanpa ragu dan ketakutan ke arah CCTV.
Baca juga : Rumah Pensiunan Irwasda Polda Bengkulu Sekaligus Mertua Kapolres Lamsel Disatroni Maling, Tiga Motor Raib
Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku diketahui beraksi sekitar pukul 04.30 WIB. Terlihat pelaku masuk ke dalam halaman rumah dengan cara mengangkat engsel pagar yang ukurannya kecil.
"Jadi mereka (pelaku) tidak merusak gembok. Posisi saat itu senyap sekali tidak ada suara, jadi orang rumah tidak ada yang tahu, sepertinya sudah direncanain sama mereka (pelaku)," ucapnya.
Selain tiga unit motor, ternyata ada tiga unit motor lain yang sempat mau dicuri para pelaku dengan merusak kuncinya diduga menggunakan letter T. Namun tidak jadi dibawa lantaran tidak bisa dihidupkan dan ban motor kempes.
"Sepertinya pelaku ini random, jadi mana yang bisa diambil makanya semua motor dirusak kuncinya," jelasnya.
Atas kejadian tersebut, korban langsung melaporkan peristiwa itu ke Mapolsek Kedaton. Pihak kepolisian pun sudah langsung ke TKP melakukan penyelidikan dan meminta keterangan saksi-saksi serta memeriksa rekaman CCTV.
"Dari Inafis dan Kapolsek Kedaton sudah datang mengecek lokasi, mudah-mudahan bisa cepat terungkap," ujarnya.
Sementara Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Dennis Arya Putra mengatakan peristiwa itu ditangani oleh Polsek Kedaton.
"Itu kos-kosan, konfirmasi ke Kapolsek Kedaton aja," singkatnya. (*)
Video KUPAS TV : Bentrok di Kampus, Lima Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Metro Terluka
Berita Lainnya
-
Mahasiswa Terbaik Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia Terapkan PLTS untuk Pertanian Hidroponik Berkelanjutan di Lampung
Kamis, 14 Mei 2026 -
Kuasa Hukum Bantah Arinal Terlibat Korupsi Dana PI 10 Persen: Sepeser Pun Tidak Pernah Menerima Uang
Rabu, 13 Mei 2026 -
Kuasa Hukum Sebut Kasus Dana PI 10 Persen Janggal, Ana Sofa Yuking: Kerugian Negara Saja Tidak Ada
Rabu, 13 Mei 2026 -
Mantan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook Rp2,1 Triliun
Rabu, 13 Mei 2026








