• Senin, 06 Februari 2023

Ratusan Tukang Ojek dan Sopir Angkot Geruduk Kantor Dishub Pringsewu, Ini Sebabnya

Jumat, 25 November 2022 - 11.29 WIB
182

Ratusan tukang ojek dan sopir angkot saat menggeruduk Kantor Dinas Perhubungan Pringsewu, Kompleks Perkantoran Pemkab Pringsewu, Jumat (25/11/2022). Foto: Manalu/kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Pringsewu - Ratusan tukang ojek dan sopir angkot menggeruduk Kantor Dinas Perhubungan Pringsewu yang berlokasi di Kompleks Perkantoran Pemkab Pringsewu, Jumat (25/11/2022) pagi.

Usut punya usut kehadiran para driver roda dua dan empat ini ternyata untuk mengurus/membuka rekening bank.

"Kesini untuk membuka rekening bank. Alhamdulillah kami dapat bantuan dari pemerintah," ujar Sugeng Hartanto (51), yang bekerja sebagai tukang ojek.

Hal senada diungkapkan sopir angkot Sudarno (60) yang mengatakan, nantinya bantuan tersebut akan dipergunakan untuk kebutuhan rumah tangga.

"Terimakasih kepada pemerintah yang sudah peduli dengan kami," imbuhnya.


Kepala Dinas Perhubungan Pringsewu, Bambang Suharmanu mengatakan, sebanyak 250 tukang ojek dan sopir angkot terdaftar sebagai penerima bantuan dari pemerintah. "Sebagai bentuk subsidi dampak dari kenaikan harga BBM," ujar Bambang.

Ia mengatakan, bantuan yang mereka terima sebesar Rp250 ribu per bulan selama tiga bulan.

"Uang langsung masuk ke rekening masing masing dan tidak ada potongan. Terkait pendataan sudah dilakukan sejak tiga bulan lalu dan tukang ojek/sopir yang sudah pernah menerima bantuan tidak berhak untuk dapat bantuan ini," tukasnya.

Asisten Manajemen Bisnis Bank Lampung Pringsewu, Ari mengatakan, dalam hal ini pihaknya mengeluarkan 'produk tabunganku' dengan setoran awal (biaya buka rekening) Rp20.000.

Ia menjelaskan, buku tabungan ini bisa digunakan untuk selamanya meskipun nantinya mereka sudah tidak lagi menerima bantuan dari pemerintah.

"Jadi penggunaan buku tabungan ini bisa untuk menabung dan menerima transfer," pungkasnya. (*)


Video KUPAS TV : Ratusan Petani Gelar Aksi Tolak Sewa Lahan Kota Baru