Karomani Beberkan 23 Nama Mahasiswa Titipan Masuk Kedokteran Unila
Rektor Unila Nonaktif, Karomani saat memberikan keterangan di Ruang Bagir Manan, Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Tanjungkarang, Rabu (30/11/2022). Foto: Martogi/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Tersangka utama suap penerimaan mahasiswa baru (PMB) Unila sekaligus Rektor Unila Nonaktif, Prof Karomani membeberkan 23 nama mahasiswa titipan masuk Fakultas Kedokteran Unila.
Nama-nama tersebut diakuinya diterima melalui dua orang kepercayaannya yaitu Mualimin dan Budi Sutomo selaku Dosen Unila.
Sebelumnya, JPU KPK bertanya kepada Karomani, apakah masih ingat nama calon-calon mahasiswa baru yang dititipkan ke dirinya lewat Mualimin dan Budi Sutomo. Karomani pun mengaku tidak ingat.
Lalu, JPU membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) Karomani dalam poin ke 11 dan menampilkan daftar nama tersebut dalam bentuk slide PPT di tengah persidangan terdakwa Andi Desfiandi di PN Tipikor Tanjungkarang, Rabu (30/11/2022).
Kemudian, terlihat jelas daftar nama lengkap mahasiswa titipan tersebut berikut nomor tes masing-masing, sekaligus para pihak yang menitipkan mahasiswa tersebut.
Baca juga : Sidang Suap PMB Unila, Karomani Tiba Dengan Tangan Terborgol
Para penitip mahasiswa itu mulai dari Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan, Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad, Utut Adianto, Tamuri hingga Muhammad Khadafi.
"Benar nama-nama mahasiswa titipan yang diterima saksi?" tanya JPU.
"Iya benar," jawab saksi Karomani.
Lalu, JPU kembali menanyakan ihwal mahar kelulusan para mahasiswa titipan itu disebut sebagai uang infaq.
"Tidak semuanya memberi infaq, ada yang tidak. Saya luruskan, sebenarnya ketika ada penerimaan mahasiswa baru, saya tidak pernah memberikan instruksi untuk menerima titipan," ucap Karomani.
"Yang memberikan infak, informasi dari Budi Sutomo anak buah Pak Tamanuri, Polda Joko juga memberikan infak, Thomas tidak memberikan infak," tambah Karomani.
Baca juga : Praktik Titip Calon Mahasiswa Unila Sejak Karomani Menjabat, Terjadi Juga di Jalur Nonmandiri
Karomani mengatakan, tidak ada perjanjian di awal untuk memberikan infak agar mahasiswa diloloskan. Uang yang diberikan adalah infak setelah pengumuman kelolosan dan tidak ada batas minimal.
"Kadis itu (Sulpakar) temannya memberi. Bupati Lamteng tidak memberikan infak. Khadafi gak ada ngasih. Dari Asep ada infak. Alzier, Sulaiman dan dr Zam tidak infak," lanjutnya.
Baca juga : Karomani Sebut Mendag Zulkifli Hasan Titip Keponakan Masuk Unila
Berikut daftar nama-nama mahasiswa titipan yang diterima Prof Karomani, di antaranya :
- Inisial NZ DA (Utut)
- AQ dan NP (Thomas) pengusaha Tegal Mas
- KDA (Tamanuri) DPR RI Nasdem
- SNA (Polda Joko) sekarang sudah pindah dari Polda Lampung
- NA (Kadisdikbud Provinsi Lampung, Sulpakar)
- RAL ( Bupati Lamteng)
- FMH (Pendekar BTN)
- ZA (Zulkifli Hasan)
- ZAP (Andi Desfiandi)
- RR (Khadafi) DPR RI PKB
- ARP (Kel Banten)
- FSW (WR 2 Asep Sukohar)
- MA (Asep Sukohar)
- ACP (ADT) Alzier Dianis Thabranie
- NA (Patah)
- NT (dr. Zam Zanariah)
- RBS (Mahfud Urip) atau Mahfud Suroso, punya saham RS Urip Sumoharjo
- AF (Mahfud), Mahfud Suroso
- MH (Budi), Budi Sutomo
- MZ (Dub)
- CP (BA)
- UP. (*)
Video KUPAS TV : Terjaring Razia Kendaraan, Sejumlah Polisi di Pesawaran Disanksi Push Up
Berita Lainnya
-
Mahasiswa Terbaik Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia Terapkan PLTS untuk Pertanian Hidroponik Berkelanjutan di Lampung
Kamis, 14 Mei 2026 -
Kuasa Hukum Bantah Arinal Terlibat Korupsi Dana PI 10 Persen: Sepeser Pun Tidak Pernah Menerima Uang
Rabu, 13 Mei 2026 -
Kuasa Hukum Sebut Kasus Dana PI 10 Persen Janggal, Ana Sofa Yuking: Kerugian Negara Saja Tidak Ada
Rabu, 13 Mei 2026 -
Mantan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook Rp2,1 Triliun
Rabu, 13 Mei 2026








