Pemkot Bandar Lampung Ajukan Pembangunan Rumah Susun ke Kementerian PUPR
Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Sekda) Bandar Lampung, Khaidarmansyah. Foto: Dok
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pemerintah Kota (Pemkot)
Bandar Lampung, mengajukan ke pemerintah pusat bantuan pendanaan guna membangun
rumah susun (Rusun) bagi masyarakat.
Rusun ini nantinya dibangun di Kecamatan Sukarame.
Dalam proses pembangunan fisiknya akan mengandalkan bantuan dana dari Kementerian
Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Sekda) Bandar Lampung,
Khaidarmansyah mengungkapkan, ada beberapa aset yang dimiliki Pemkot berupa
tanah yang masih belum dimanfaatkan.
Tanah-tanah ini rencana akan dibangun, salah satunya tanah
yang ada di Sukarame. Dimana pihaknya bakal mengajukan ke pemerintah pusat
untuk dibangunkan rusun untuk warga yang membutuhkan.
"Kita akan buat rusun di daerah Sukarame, yang mana
untuk membangun gedungnya kita ajukan ke pusat, karena kita siapkan tanahnya
mereka yang pendanaannya," ujarnya, Rabu (1/2/2023).
Rumah susun yang diajukan sebanyak dua bangunan gedung, yang
dalam satu gedung nya terdiri lima lantai.
"Berapa anggarannya itu tentu pusat yang menghitungnya,
karena kita taunya mereka yang bangun," kata dia.
Sementara jelasnya, Rumah susun di daerah Ketapang dan juga Keteguhan
sudah terisi semua oleh masyarakat. Oleh karenanya pihaknya mengajukan ke pusat
untuk dibangun kembali rusun.
"Karena masyarakat kita ini masih butuh. Maka kita
ajukan ke pusat untuk pendanaannya," jelasnya.
Selain di Sukarame tambahnya, Pemkot Bandar Lampung
diketahui juga memiliki aset tanah di Kemiling, Batu Putu dan beberapa lokasi
lainnya, yang hingga saat ini belum dimanfaatkan.
"Kedepan dalam pemanfaatannya akan kita bangun, tapi
tergantung dengan kebutuhan di wilayah itu, apa yang cocok," tuturnya.
Sementara, Ketua DPRD Kota Bandar Lampung Wiyadi mengatakan,
pengajuan pembangunan rusun bagi masyarakat adalah hal yang selalu pihaknya dorong
pada Pemkot untuk dikomunikasikan pada pemerintah pusat.
"Karena pada umumnya pembangunan di Bandar Lampung ini
tidak mungkin dikerjakan sendiri dan dibiayai sendiri," ucap dia.
Oleh karenanya Pemkot melakukan pendekatan pada pemerintah
pusat, agar dana dari pemerintah pusat itu lebih banyak lagi masuk ke Bandar
Lampung.
"Salah satunya menyediakan rusun bagi penduduk, artinya
kita mendukung, mudah-mudahan dapat terealisasi dalam waktu cepat," harap
Wiyadi. (*)
Berita Lainnya
-
Minyakita Menghilang dari Pasar, Disperindag Lampung Sebut Dampak Program Bantuan Pangan
Selasa, 21 April 2026 -
Kolaborasi Kejati Lampung dan Pelindo Regional 2 Panjang Berhasil Pulihkan Keuangan Negara Rp1,53 Miliar
Selasa, 21 April 2026 -
Peringati Hari Kartini, Unila Dorong Perempuan Jadi Motor Perubahan di Era Digital
Selasa, 21 April 2026 -
Peringati Hari Kartini, PDI Perjuangan Lampung Bagikan 500 Buku Tulis, Perkuat Pendidikan Politik dan Ketahanan Pangan
Selasa, 21 April 2026








