Diduga Masalah Ekonomi, Sopir Ekspedisi Ditemukan Tewas Gantung Diri di Rumah Kontrakan Lamsel
Petugas kepolisian saat mendatangi TKP gantung diri di Dusun Kenyayan, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Lamsel. Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Seorang pria ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri didalam kamar kontrakan yang terletak di Dusun Kenyayan Bawah, Kecamatan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) Jum’at kemarin (24/2/2023), sekitar pukul 17.30 WIB.
Pria malang itu bernama Sunyoto (36), kesehariannya berprofesi sebagai sopir truk ekspedisi asal Desa Brajasakti, Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur.
Kapolsek Penengahan, Iptu Gobel membenarkan, kejadian nahas itu bermula dari laporan seorang warga ke polisi ihwal penemuan sesosok mayat didalam kamar kontrakan.
“Tepatnya hari Jumat kemarin, petugas piket mendapat laporan melalui telepon dari Kepala Dusun Kenyayan, terkait penemuan seorang penghuni kontrakan meninggal gantung diri," kata Gobel saat dikonfirmasi, Sabtu (25/2/2023).
Kapolsek melanjutkan, dirinya bersama tim kesehatan Puskesmas Bakauheni langsung bergegas menuju TKP dan menemukan Sunyoto sudah tidak bernyawa lagi.
"Korban sudah meninggal dunia, dengan keadaan tergantung menggunakan tali selendang warna merah di pintu kamar kontrakan," imbuh Gobel.
Polsek Penengahan kemudian melakukan olah TKP dan mendapati ember serta guling di lantai kamar yang diduga digunakan oleh korban untuk pijakan saat melakukan gantung diri.
“Awal mulanya, saksi mata akan menagih uang kontrakan ke tetangga korban dan melihat pintu kontrakan korban dalam posisi terbuka. Curiga ada sesuatu, saksi mengajak orang lain untuk masuk melihat kedalam," terus Kapolsek.
Saat itulah, kedua saksi menyaksikan korban dalam posisi gantung diri lalu segera memberitahukan kejadian itu ke Kadus untuk dilaporkan ke polisi.
"Hasil pemeriksaan tim medis, terdapat luka memar pada bagian leher akibat gantung diri. Untuk tanda-tanda kekerasan, tidak ditemukan pada tubuh korban," urai Kapolsek.
Jenazah korban, telah dievakuasi menggunakan ambulan dibawa ke RSUD Bob Bazar Kalianda dan kepolisian telah menghubungi pihak keluarga korban.
Disoal motivasi korban yang baru 5 hari mendiami kontrakan hingga nekat melakukan aksi gantung diri, Gobel menyebut kemungkinan disebabkan oleh faktor ekonomi dan persoalan piutang. (*)
Berita Lainnya
-
Tuduh Korban Serempet Kendaraan, Pemuda 19 Tahun Rampas Motor Warga di Kalianda
Kamis, 12 Februari 2026 -
Menyamar Jadi Pembeli, Pria Misterius Bacok Pasutri Pemilik Toko di Katibung Lampung Selatan
Kamis, 12 Februari 2026 -
Diangkat Sejak Oktober 2025, Ribuan PPPK Pemda Lampung Selatan Belum Gajian
Rabu, 11 Februari 2026 -
Polisi Sita Sabu dan Senpi dari Pelaku Curanmor Lintas Kabupaten di Lampung
Sabtu, 07 Februari 2026









