Penembak Kantor MUI Jakarta Merupakan Asal Pesawaran, Pernah Pecahkan Kaca Ruangan Ketua DPRD Lampung
KTP pelaku penembakan kantor MUI Pusat di Jakarta. Foto: Ist
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pelaku penembakan di Kantor
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jakarta Pusat diketahui bernama Mustopa warga Desa
Sukajaya, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran, Lampung.
Pria yang mengaku sebagai Nabi itu diketahui pernah
ditangkap polisi karena memecahkan kaca ruangan Ketua DPRD Lampung Tahun 2016.
Hal tersebut dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Lampung
Kombes Zahwani Pandra Arsyad.
"Memang dari catatan kepolisian ada file kasus yang kami dapat. Kasus yang pernah dilakukan pelaku merusak salah satu fasilitas objek vital di kantor DPRD Lampung tahun 2016," ujarnya.
Dikutip dari detik.com, pelaku Mustopa juga diketahui telah
dua kali mengirimkan surat ancaman ke kantor MUI. Wakil Sekjen MUI Arif
Fahrudin mengatakan pelaku sudah dua kali mengirim surat ancaman ke kantor MUI.
BACA JUGA: Ngaku
Nabi, Pelaku Penembakan di Kantor MUI Pusat Berasal dari Lampung
"Dua kali dia sudah mengirimkan surat ancaman. Ini
ketiga kali datang ke sini, lalu terjadilah seperti ini (penembakan),"
ucapnya dikutip dari detik.com.
Sebelumnya, peristiwa penembakan terjadi di Kantor Majelis
Ulama Indonesia (MUI), Menteng, Jakarta Pusat. Sejumlah orang dilaporkan
terluka, Selasa (2/5/2023) sekitar pukul 10.30 WIB.
Wakil Ketua Umum (Waketum) MUI, Anwar Abbas mengungkapkan,
pelaku penembakan sudah dua kali datang ke MUI untuk bertemu Ketua MUI KH
Miftachul Akhyar.
BACA JUGA: Sebelum
Penembakan, Pelaku Mengaku Nabi dan Ingin Ketemu Pimpinan MUI
"Dalam cerita yang disampaikan kepala kantor, itu orang
sudah dua kali datang ke MUI ingin ketemu sama Ketua MUI," kata Anwar
Abbas.
Bahkan sebelum melakukan penembakan, pelaku datang dan
mendakwahkan diri sebagai nabi, dan mengatakan jika hari ini Selasa (2/5/2023)
merupakan kedua kalinya pelaku datang ke kantor MUI. (*)
Berita Lainnya
-
Mantan Bupati Lamtim Dawam Rahardjo Divonis 8,5 Tahun Penjara Kasus Korupsi Pagar Rumdis
Kamis, 26 Februari 2026 -
Dua Tahanan Kabur Polres Way Kanan Kembali Ditangkap, Lima Masih Diburu
Selasa, 24 Februari 2026 -
Kurir Sabu 17,29 Kg Dibekuk di Exit Tol Bakauheni, Diupah Rp170 Juta Sekali Kirim
Kamis, 19 Februari 2026 -
Terkait Suap Bupati Ardito, KPK Panggil Sekretaris BKPSDM Lampung Tengah
Senin, 09 Februari 2026









