Publikasi Festival Krakatau 2023 Dinilai Kurang Maksimal, Ini Kata Kadispar Lampung
Rapat persiapan Festival Krakatau di balai Keratun Pemprov Lampung, Selasa, (27/06/2023). Foto: Yudi/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Publikasi Festival Krakatau (K-Fest) dengan tujuan mengangkat budaya topeng yang menjadi ciri khas budaya Lampung, yang akan berlangsung di PKOR Way Halim Bandar Lampung pada 8 Juli 2023 mendatang dinilai kurang maksimal.
Hal itu diungkapkan salah satu perwakikan pelaku wisata dalam rapat persiapan Festival Krakatau di balai Keratun Pemprov Lampung, Selasa (27/06/2023).
Salah satu perwakikan tersebut menyampaikan, agar promosi yang dilakukan tidak hanya mencakup wisatawan lokal saja, namun juga dari daerah luar daerah maupun mancanegara, sehingga ia berharap promosi dilakukan lebih besar lagi.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar), Bobby Irawan mengatakan, promosi K-Fest 2023 ini sudah disampaikan sejak sebulan terakhir melalui media sosial (Medsos).
"Sebetulnya kami sudah mengajak teman-teman Medsos atau akun-akun besar di Lampung. Sudah kita coba melalui Instagram sejak bulan lalu kalau kita mengikuti pasti sudah tahu," kata Bobby, saat diwawancara.
Bobby menyampaikan, sasaran promosi K-Fest yang dilakukan adalah anak-anak muda. Sehingga promosinya pun dilakukan melalui Medsos, namun saran yang disampaikan akan menjadi masukan yang akan dilakukan kedepannya.
"Ini menjadi bahan evaluasi untuk saya, nanti juga akan saya tanyakan kepada kawan-kawan sudah sejauh mana informasi yang di sampaikan melalu medsos dan juga seperti apa efek," ungkapnya.
Dengan adanya masukan yang disampaikan dalam agenda rapat tersebut, Bobby menambahkan, pihaknya akan melakukan promosi yang lebih besar lagi, seperti memasang baliho atau sepanduk di tempat-tempat umum yang di nilai strategis untuk melakukan promosi.
"Nanti kita akan lakukan promosi lebih lagi dan juga nanti kita undang teman-teman media untuk membantu mempromisikan," tutupnya.
Topeng sendiri merupakan salah satu ciri khas budaya yang ada di Lampung, seperti contohnya di Kabupaten Lampung Barat yang mana setiap lebaran Idul Fitri, masyarakat bersama-sama merayakan hari kemenangan tersebut sejak 1 Syawal hingga 6 Syawal melakukan Pesta Budaya Sakura Cakak Buah, dimana seluruh pesertanya menggunakan topeng dengan berbagai bentuk atau seribu wajah. (*)
Video KUPAS TV : Antisipasi Penyebaran LSD dan PMK di Metro Jelang Idul Adha
Berita Lainnya
-
Lampung Siapkan 7.855 Siswa Ikuti Kelas Migran Vokasi, 475 Peluang Kerja di Jepang Menanti
Selasa, 31 Maret 2026 -
Universitas Teknokrat Indonesia Jalin Kerja Sama dengan BRIN, Akselerasi Inovasi dan Riset Berkelanjutan
Selasa, 31 Maret 2026 -
Nikmati Liburan Nyaman dengan Harga Terjangkau, Holiday Inn Lampung Bukit Randu Hadirkan Promo 'April Stay & Save'
Selasa, 31 Maret 2026 -
2.866 Siswa Lolos SNBP 2026 di Unila, Mayoritas dari Lampung
Selasa, 31 Maret 2026








