Adik Korban Lift Jatuh Sempat Punya Firasat: Almarhum Mengucapkan 'Titip Anak-anak'
Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Ino Harianto saat memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal dunia akibat lift jatuh di Sekolah Az-Zahra. Foto: Martogi/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Lift barang yang ditumpangi 9 tukang bangunan di Sekolah Az-Zahra, Jalan Mayjend DI Panjaitan, Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung, terjatuh, pada Rabu (5/7/2023) sekitar pukul 16.30 WIB.
Keluarga korban Rahmatdi warga Kelurahan Negeri Olok Gading, yakni Suhendi menyampaikan, almarhum kakaknya sempat mengucapkan kata-kata terakhir yang menjadi firasat akan tragedi tersebut.
"Komunikasi terakhir dengan almarhum itu pada Selasa 4 Juli 2023 malam. Almarhum sempat mengucapkan titip anak-anak," kata Suhendi, saat ditemui di rumah duka, Kamis (6/7/2023).
Ia mengungkapkan, almarhum meninggalkan 3 orang anak yang masih kecil-kecil. "Ada 3 anaknya masih kecil, usia 2, 4 dan 7 Tahun," imbuhnya.
Suhendi menjelaskan, pihak keluarga mengetahui kejadian tersebut setelah dihubungi oleh pihak Rumah Sakit Bumi Waras.
"Harapannya minta perhatian pihak Az-Zahra terhadap 3 anak yang ditinggalkan ini, apalagi masih kecil-kecil," terangnya.
Dengan nangis tersedu-sedu, istri Alm. Selamet, Rinawati mengatakan masih tidak menyangka kejadian itu terjadi. Dirinya pun syok ketika mendapat kabar bahwa sang suami meninggal dunia akibat kecelakaan kerja.
"Saya dikabari suami kecelakaan kerja, pas ditanya ternyata jatuh dari lift," ucapnya, dengan mata berkaca-kaca.
Ia mengaku tidak ada firasat sama sekali dengan tragedi tersebut. "Biasa-biasa saja, kerja seperti biasa terus pamit kerja. Komunikasi terakhir biasa saja," imbuhnya.
Baca juga : 9 Fakta Tragedi Lift Jatuh di Sekolah Az-Zahra Bandar Lampung
Sementara Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Ino Harianto memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal dunia akibat lift jatuh di Sekolah Az-Zahra.
Berdasarkan pantauan Kupastuntas.co, suasana haru pun masih tampak di rumah duka para korban. Isak tangis pun tak terbendung dan para keluarga korban masih tidak menyangka tragedi tersebut terjadi.
Datang ke rumah duka, Ino pun menyampaikan belasungkawa kepada para keluarga korban yang ditinggalkan.
"Saya sebagai Kapolresta Bandar Lampung menyampaikan turut berdukacita, semoga Almarhum diterima di sisi Allah. Ini ada sedikit tali asih buat keluarga korban yang ditinggalkan," ungkap Ino, saat memberikan tali asih. (*)
Video KUPAS TV : Tragedi Lift Sekolah Az-Zahra Jatuh Tewaskan 7 Orang Sempat Ditutupi
Berita Lainnya
-
Mahasiswa Universitas Teknokrat Lahirkan Inovasi PLTB Archimedes 3 Sudu untuk Penerangan UMKM Gunung Kunyit
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Istri Bripka Anumerta Arya Supena Bersyukur Kasus Cepat Terungkap
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Kenangan Rekan untuk Bripka Arya Supena, Polisi Baik yang Gugur saat Bertugas
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Perintah Kapolda Lampung Tembak di Tempat Pelaku Begal Tuai Pro dan Kontra
Sabtu, 16 Mei 2026








