Kabel Lampu Taman KRL Menganga Bahayakan Pengunjung, Kepala UPT Sebut Tidak Ada Koordinasi
Tampak kabel lampu taman di Kebun Raya Liwa menganga yang berpotensi bahayakan pengunjung. Foto: Iwan/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Barat - Pengunjung
Kebun Raya Liwa (KRL) mengeluhkan kondisi kabel lampu taman yang menganga
disejumlah titik termasuk beberapa spot dan akses jalan di dalam KRL.
"Liat sendiri mas, kabel nya hampir tidak
ada yang di tanam, kan bahaya kalau ada aliran listriknya," ungkap, Tono
salah satu pengunjung KRL kepada Kupastuntas.co, Selasa (8/8/2023).
Ia berharap agar pengelola KRL atau yang
terkait bisa melakukan perbaikan sebelum lampu taman tersebut dipergunakan dan
teraliri arus listrik.
"Saya lihat masih dalam proses pembangunan
karena belum semua lampu nya terpasang, tapi ini harus ditindaklanjuti guna
menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," tutupnya.
Dimintai tanggapan mengenai keluhan tersebut,
kepala UPT KRL, Khoirul Ummur mengaku tidak mengetahui banyak perihal
pembangunan yang sedang berlangsung di KRL saat ini.
"Saya kurang paham, karena kegiatan itu
yang melaksanakan dinas pariwisata dan tidak ada koordinasi dengan kami.
Perihal kabel memang saya lihat tidak di tanam," kilah Khoirul Ummur.
Namun lanjutnya, pembuatan lampu taman
tersebut sebanyak 24 unit yang terdiri dari 3 lampu di setiap unitnya dan jika
di total keseluruhan jumlahnya 72 lampu yang masing-masing lampu 60 watt.
Yang aneh tambahnya, ada penambahan lampu
segitu banyak, tapi tidak disiapkan gardu melainkan akan digabung dengan gardu
yang ada saat ini.
"Yang bikin bingung, ada penambahan lampu
72 unit dikali 60 watt. Jika di total 4.320 watt. Sedangkan anggaran untuk
pembayaran listrik nya tidak ditambah, itu yang jadi pertanyaan. Untuk lebih
jelasnya bisa tanyakan langsung dengan pihak dinas Pariwisata,"
pungkasnya.
Dihubungi melalui sambungan selulernya, Kepala
Bidang (Kabid) Pengembangan Destinasi dan Kelembagaan Pariwisata Dinas Pemuda,
Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) setempat, Andilya Pratama menegaskan
masih dalam proses pembangunan.
"Saat ini masih dalam tahap pegerjaan, belum selesai. Yang jelas terimakasih atas informasinya, nanti akan saya sampaikan dengan pihak ketiga untuk ditanam, dan saya yakin di RAB nya pasti ditanam," singkat Andil, begitu sapaan akrabnya. (*)
Video KUPAS TV : Buron Selama 8 Tahun, Pelaku Pembunuhan Istri Ditangkap
Berita Lainnya
-
Sidang Lanjutan Kasus Ganja 987 Gram di PN Liwa, Terdakwa Mengaku Dijebak
Rabu, 13 Mei 2026 -
Dikeluhkan Warga, Camat BNS Pastikan Sanitasi di Sukajadi Segera Diperbaiki
Selasa, 12 Mei 2026 -
Sampah Lampung Barat Tembus 127 Ton per Hari, Sebagian Besar Belum Tertangani
Selasa, 12 Mei 2026 -
Proyek Sanitasi di BNS Lambar Diduga Asal Jadi, Warga Keluhkan Air Mati dan Tak Ada Septic Tank
Selasa, 12 Mei 2026








