Anak Ketua DPRD Pesibar Diduga Mengemudi Dalam Keadaan Mengantuk Saat Kecelakaan
Mobil dinas Toyota Avanza Nopol BE 1509 XZ, milik sekretariat DPRD Pesisir Barat ringsek parah pada bagian depan setelah kecelakaan di Tol Bakter Rabu (6/9/2023) pagi. Foto: Handika/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Anak Ketua
DPRD Pesisir Barat (Pesibar) Prama Putra Perdana Diduga diduga mengantuk saat
mengemudikan mobil dinas Toyota Avanza Nopol BE 1509 XZ, hingga akhirnya menabrak
bagian belakang truk di KM 11+200 jalur B tol Bakter Desa Hata, Kecamatan
Penengahan, Lampung Selatan (Lamsel), Rabu (6/9/2023) pagi.
Nahas, mobil dinas rombongan Sekretariat DPRD
Pesibar yang memuat 5 orang dan mengalami kecelakaan mengakibatkan 1 korban
meninggal dunia dan 4 lainnya luka-luka.
Kasat Lantas Polres Lamsel, AKP Jonniver
Yolandra menerangkan, kecelakaan lalu lintas itu terjadi Rabu (6/9) pagi tadi,
antara pukul antara 05.00 WIB sampai dengan 06.00 WIB.
"Tadi terjadi kecelakaan di KM 11+200
jalur B arah menuju Bakauheni mobil Toyota Avanza kendaraan dari Sekretariat
DPRD Pesisir Barat," ujar Kasat saat dimintai keterangan.
Jonniver merincikan, mulanya mobil Toyota
Avanza berjalan dari tol Terbanggi menuju Bakauheni, sesampainya di TKP yakni
KM 11+200 jalur B diduga pengemudi mengantuk dan tidak memperhatikan truk yang
Nopol belum diketahui.
"Sehingga kendaraan minibus Avanza tidak
bisa menghindar, dan menabrak bagian belakang
truk. Selanjutnya kendaraan truk terus berjalan ke arah Bakauheni atau
melarikan diri," urainya.
BACA JUGA: Anak
Ketua DPRD Pesibar Turut Jadi Korban Kecelakaan di Tol Bakter
Jonniver mengamini, jika pengemudi mobil dinas
Sekretariat DPRD Pesibar itu mengalami kehilangan kendali dan mengakibatkan
kecelakaan lalu lintas.
"Jadi dugaan sementara supir kehilangan
kendali atas kendaraannya, jadi masih kita dalami kehilangan kendalinya seperti
apa, apakah mengantuk atau kendaraannya yang eror, nanti kita masih mendalami
dalam proses lidik," urai Kasat.
Disoal mengenai kelalaian pengemudi mobil
dinas Sekretariat DPRD Pesibar sehingga terjadi kecelakaan, Jonniver menjawab,
"Kita dalami, jadi ini masih kita dalami jadi kita tidak mau
menerka-nerka. Jadi kita olah TKP memeriksa saksi-saksi di lapangan, kita juga
periksa teman-teman bravo yang di tol kita minta keterangan, jadi kehilangan
kendali atas kendaraan ini akibat apa, saya kira demikian," timpal Kasat.
Kepala Bagian Risalah Sekretariat DPRD
Pesibar, Marhasan Samba yang turut menjadi korban kecelakaan mengatakan,
rombongan mobil dinas berencana menuju Ciamis, Jawa Barat, dalam rangka dinas
luar.
"Kami berangkat dari Pesisir Barat pukul
11.00 WIB, mau ada kegiatan di Ciamis, Jawa Barat," jawabnya.
Sementara, Prama Putra Perdana mengaku, tak
ingat pasti saat kecelakaan lalu lintas itu terjadi meskipun ia membenarkan
bertindak sebagai pengemudi mobil dinas tersebut.
"Pinggang saya sakit terjepit kursi dan
bagian depan mobil, jempol kaki luka terjepit pedal gas," ucap Prama. (*)
Berita Lainnya
-
Libur Paskah, Ratusan Ribu Penumpang Padati Penyeberangan Merak–Bakauheni
Minggu, 05 April 2026 -
Parkiran Pantai Sanggar Beach Lamsel Tak Aman, Mobil Brio Raib
Kamis, 02 April 2026 -
Antrean Truk di Pelabuhan Bakauheni Capai 3 Km, Polisi Terapkan Delay System
Selasa, 31 Maret 2026 -
Lebih dari 1,1 Juta Penumpang Menyeberang di Pelabuhan Bakauheni Selama Operasi Ketupat Krakatau 2026
Senin, 30 Maret 2026








