Ditengah Kekeringan, PDAM Way Rilau Dapat Tambahan 478 Konsumen
Plt Direktur Utama PDAM Way Rilau Meidasari. Foto: Okta/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung – Ditengah kondisi
musim kering seperti saat ini, Perusahaan Daerah Minum (PDAM) Way Rilau Kota
Bandar Lampung justru mendapat penambahan pelanggan.
Plt Direktur Utama PDAM Way Rilau Meidasari
menyampaikan, fenomena El Nino ada sisi positif yang bisa diambil, salah satunya terjadi peningkatan
konsumen sebanyak 478 konsumen.
"Mungkin fenomena ini ada hal positif
yang bisa kita ambil. Fenomena ini bisa dijadikan pelajaran buat kita semua
karna air adalah sumber penghidupan yang seluruh aktivitas kehidupan berkaitan
dengan air, dan kita ada penambahan 478 konsumen," Jelasnya. Jumat
(22/9/23).
Menurutnya, selama musim kering, PDAM Way
Rilau alami penurunan debit air 100 liter/detik dari sebelumnya 560
liter/detik.
"Penurunan debit airnya ini terjadi sudah
ada sepekan yang lalu, jadi saat ini debit air di PDAM Way Rilau Bandar Lampung
adalah 460 liter/detik," Kata Meidasari.
Penurunan debit air, menurut Meidasari tidak
memberikan berpengaruh yang signifikan terhadap produksi air.
"Dalam kurun waktu kekeringan ini memang
mengalami penurunan debit airnya. Tapi produksi yang kami hasilkan masih dalam
kapasitas yang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama ini,"
Ujarnya.
"Ini debit yang berkurang dari sumber air
permukaannya. Tapi kapasitas produksinya masih stabil," Sambungnya.
Dalam pola pendistribusian dalam kondisi El
Nino saat ini, dengan debit air yang berkurang, pihak PDAM mengaku lebih
mengawasi dan memantau bagian jam alirnya.
Meidasari menambahkan sampai saat ini,
sepanjang terjadinya fenomena El Nino Agustus - September 2023, PDAM Way Rilau
masih terus bekerjasama dengan BPBD dan
Damkar untuk mengirimkan air bersih melalui mobil tangki.
"Selama ini sudah kita lakukan sejak
bulan Agustus sampai saat ini kita di dukung oleh pemerintah bandar Lampung
melalui BPBD dan damkar kita mensuplai air yang setiap harinya hampir 11 tangki,"
Ujarnya.
"Dan sampai saat ini kita sudah mengirim
hampir lebih 200 tangki untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak
terhadap kekeringan el Nino ini," Sambungnya. (*)
Berita Lainnya
-
Tertinggal di Tol Bakter, Tas Berisi Rp 7,7 Juta dan USD 20 Ribu Kembali ke Tangan Pemilik
Senin, 23 Maret 2026 -
Hingga H+1 Lebaran, 39 Kecelakaan Terjadi di Lampung 11 Orang Meninggal Dunia
Senin, 23 Maret 2026 -
Antisipasi Lonjakan Arus Balik, Dishub Lampung Siapkan Pelabuhan Panjang Jadi Alternatif
Senin, 23 Maret 2026 -
Program Balik Kerja BPKH 2026, 675 Perantau Lampung Diberangkatkan Gratis
Senin, 23 Maret 2026








