Kejari Lamsel Periksa Pejabat Satpol PP, Dugaan Penyimpangan Insentif
Kantor Kejaksaan Negeri Lampung Selatan. Foto: Handika/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Seorang pejabat pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) terlihat keluar dari kantor Kejaksaan Negeri setempat, Senin (25/9/2023).
Dari pantauan kupastuntas.co di lokasi, sekitar pukul 13.40 WIB, seorang pejabat setingkat Kabid inisial M mengenakan kemeja putih motif batik dan celana Dinas Satpol PP berlalu pergi mengendarai motor Honda Beat.
Kabarnya, M baru saja menjalani klarifikasi di ruangan Kasi Intel Kejari Lamsel atas perkara dugaan penyimpangan insentif di Satpol PP.
Kajari Lamsel, Dwi Astuti Beniyati melalui Kasi Intel Volanda Azis Saleh membenarkan, terkait permintaan keterangan terhadap M.
"Iya. Klarifikasi dalam perkara dugaan tindak pidana penyimpangan insentif di Satpol PP," ujar Voland, saat dikonfirmasi.
Voland yang baru menjabat sebagai Kasi Intel Kejari Lamsel selama empat bulan itu menyebutkan, sudah ada sejumlah 15 orang yang dimintai keterangan.
"Sebanyak 15 orang yang sudah dimintai keterangan," sambung Kasi Intel.
Voland menegaskan, pagu anggaran di Satpol PP yang telah dilakukan pemeriksaan oleh kejaksaan mencapai angka miliaran rupiah.
"Pagu anggaran miliaran rupiah," ujar Kasi Intel.
Ditelisik lebih dalam mengenai perkara dan jumlah potensi penyimpangan, Voland menjawab dengan diplomatis.
"Untuk pokok materi dan dugaan penyimpangan, sampai saat ini belum bisa kami sampaikan," tandas Kasi Intel. (*)
Berita Lainnya
-
Diiringi Gondang Batak, Sudin Terima Ulos dan Manortor Bersama Keluarga Besar Pangaribuan
Minggu, 15 Februari 2026 -
Lewat Lagu, Dialog, dan Yel-yel, Sudin Hidupkan Semangat Empat Pilar di Sukanegara
Minggu, 15 Februari 2026 -
Kundapil di Ketapang Lampung Selatan, Sudin Soroti Bahaya Judi Online hingga Curanmor, Warga Keluhkan Maraknya Pencurian
Sabtu, 14 Februari 2026 -
Pelaku Pembacokan Pasutri di Katibung Lampung Selatan Ditangkap, Polisi Dalami Motif
Sabtu, 14 Februari 2026









