Menkumham Yasonna Laoly Promosi dan Mutasi 120 Pimpinan Tinggi Pratama, ada dari Kemenkumham Lampung
Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly saat memberikan arahan dalam acara pelantikan Pimti di Graha Pengayoman Gedung Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia di Jalan H.R. Rasuna Said, Kavling 6-7, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, DKI Jakarta. Senin (25/09/2023). Foto: Ist
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Menteri Hukum dan HAM,
Yasonna H. Laoly memberikan promosi dan mutasi kepada 120 pegawai dalam jabatan
Pimpinan Tinggi Pratama Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).
Mutasi jabatan itu tertuang dalam SK Menteri Hukum dan HAM RI Nomor: M.HH-28.KP.03.03 tahun 2023 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dari dan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Kementerian Hukum dan HAM.
Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama itu dilakukan di Graha Pengayoman Gedung Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia di Jalan H.R. Rasuna Said, Kavling 6-7, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, DKI Jakarta. Senin (25/09/2023).
Adapun dalam mutasi jabatan tersebut, terdapat pegawai Kemenkumham Lampung yang mendapatkan promosi diantaranya Kadivpas Kemenkumham Lampung, Farid Junaedi resmi dilantik sebagai Direktur Instrumen Hak Asasi Manusia, Direktorat Jenderal (Dirjen) HAM Kemenkumham RI. Jabatannya digantikan oleh R Bartholomeus Danang Yudiawan.
Kemudian, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Lampung, Alpius Sarumaha resmi dilantik sebagai Direktur Pengundangan, Penerjemahan dan Publikasi Peraturan Perundang-Undangan, Dirjen Peraturan Perundang-Undangan Kemenkumham RI. Jabatannya digantikan oleh Agvirta Armilia Sativa.
Lalu, Kepala Lapas Kelas I Bandar Lampung, Maizar resmi dilantik sebagai Kadivpas Kanwil Kemenkumham Maluku. Jabatannya digantikan oleh Saiful Sahri.
Dalam sambutannya, Yasonna mengungkapkan selamat atas jabatan baru yang telah dilantik tersebut.
Yasonna menjelaskan promosi dan mutasi di Kemenkumham bertujuan memberikan motivasi dan pengalaman yang baru bagi pimpinan Kemenkumham. Suasana kerja yang berbeda ini akan melahirkan gagasan-gagasan baru bagi kemajuan Kemenkumham.
“Promosi dan mutasi mematangkan wawasan kepemimpinan dan kemampuan manajerial. Perpindahan jabatan meningkatkan motivasi dan kreativitas, sehingga dapat melahirkan gagasan-gagasan baru," kata Yasonna saat melantik para Pimpinan Tinggi Pratama dalam jabatan baru, Senin (25/09/2023).
Yasonna menyakini para pejabat tersebut mampu menggerakkan gerbong organisasi Kementerian Hukum dan HAM yang dipimpinnya serta menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
"Saya berharap pimpinan yang dilantik mampu menjalankan amanah dengan memberikan kinerja terbaik dengan kerendahan dan ketulusan hati, berdedikasi, loyal, serta berintegritas,” katanya. (*)
Berita Lainnya
-
Kuasa Hukum Bantah Arinal Terlibat Korupsi Dana PI 10 Persen: Sepeser Pun Tidak Pernah Menerima Uang
Rabu, 13 Mei 2026 -
Kuasa Hukum Sebut Kasus Dana PI 10 Persen Janggal, Ana Sofa Yuking: Kerugian Negara Saja Tidak Ada
Rabu, 13 Mei 2026 -
Mantan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook Rp2,1 Triliun
Rabu, 13 Mei 2026 -
Eva Dwiana Perintahkan Pendataan Pendatang dan Sidak Tempat Hiburan di Bandar Lampung
Rabu, 13 Mei 2026








