Harganya Melambung Tinggi, Pemkot Bandar Lampung Tak Sediakan Cabai di Pasar Murah
Salah seorang pedagang cabai di pasar tradisional Bandar Lampung. Foto: Sri/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Dampak musim kemarau yang
panjang, harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional Kota Bandar
Lampung terutama cabai mulai mengalami
kenaikan.
Akibat naiknya berbagai jenis cabai yang mencapai Rp80 ribu per
kilogram nya, membuat cabai tak disediakan di gelaran pasar murah Pemkot Bandar
Lampung.
Kepala Dinas Perdagangan (Kadisdag) Kota Bandar Lampung, Wilson
Faisol mengatan, pihaknya menggelar pasar murah sudah 2 minggu dan akan terus
berlanjut sampai 7 Desember nanti.
“Sehari kita gelar di dua kecamatan, dan di dua kecamatan bisa
lima, tujuh bahkan sepuluh titik kelurahan,” katanya. Jumat (3/11/23).
Berbagai kebutuhan pokok disediakan seperti minyak, telur,
beras, daging ayam dan semacamnya. Yang tentunya harganya juga lebih murah
dibanding di pasaran karena disubsidi Pemkot.
"Tapi khusus cabai kemarin belum sempat kita sediakan di
pasar murah. Karena harganya juga masih tinggi," ujarnya.
Menurutnya, bukan hanya di Lampung saja, namun seluruh Indonesia
terdampak harga cabai naik.
"Jadi kita maklumi mungkin akibat elnino. Stok ada, cuma
kan melihat harga nya hampir mencapai Rp100 ribu per kilogram," tuturnya.
Oleh karenanya, ia pun memberikan solusi yaitu untuk berhemat.
Jika sebelumnya membeli satu kilo, saat ini beli paket hemat di pedagang 1/2
kilo.
Ia juga mengaku, pihaknya berupaya agar stok cabai dipasaran
aman.
"Koordinasi dengan daerah penyangga soal stok. Kalau harga
mudah-mudahan kalau panen alhamdulillah ini sudah mulai musim hujan jadi
sebulan dua bulan ini lah mulai stabil," ucap Wilson.
Wilson menambahkan, dalam menggelar pasar murah, Pemkot Bandar
Lampung menganggarkan dana sebesar Rp1 miliar.
"Kita anggarkan Rp1 miliar untuk berbagai jenis kebutuhan
pokok. Dan Alhamdulillah setiap gelaran pasar murah selalu disambut antusias
warga," katanya.
Wilson berharap dengan adanya pasar murah tersebut warga
masyarakat Bandar Lampung dapat terbantu.
"Bahan pokok di pasar murah juga selalu habis. Jadi
mudah-mudahan ini dapat membantu masyarakat dalam situasi saat ini,"
tandasnya.
Sebelumnya, salah satu pedagang di pasar Way Halim, Rasiem
mengatakan, kenaikan harga sejumlah bahan pokok seperti cabai dan bawang sudah
terjadi sejak satu bulan.
"Semua jenis cabai naik, apalagi cabai caplak ini modalnya
aja sudah Rp75 ribu, jadi kita jualnya Rp80 hingga Rp85 ribu per
kilogramnya," kata dia. (*)
Berita Lainnya
-
Mahasiswa Universitas Teknokrat Lahirkan Inovasi PLTB Archimedes 3 Sudu untuk Penerangan UMKM Gunung Kunyit
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Istri Bripka Anumerta Arya Supena Bersyukur Kasus Cepat Terungkap
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Kenangan Rekan untuk Bripka Arya Supena, Polisi Baik yang Gugur saat Bertugas
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Perintah Kapolda Lampung Tembak di Tempat Pelaku Begal Tuai Pro dan Kontra
Sabtu, 16 Mei 2026








