• Sabtu, 16 Mei 2026

Antisipasi Lonjakan Covid-19 Saat Nataru, Kemenkes Minta Pemda Pastikan Ketersediaan Vaksin dan Logistik

Selasa, 12 Desember 2023 - 09.20 WIB
107

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik pada Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi. Foto: Istimewa.

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Guna mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 jelang libur Natal dan tahun baru (Nataru) 2023-2024, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) merekomendasikan masyarakat melengkapi vaksinasi Covid-29. Pemerintah Daerah (Pemda) diminta memastikan ketersediaan vaksin dan logistik.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik pada Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi mengatakan, mengamati perkembangan Covid-19 belakangan ini, telah terjadi peningkatan kasus di sejumlah negara Asia Tenggara seperti Singapura, Malaysia, Filipina dan Indonesia.

"Terkait hal ini, Kementerian Kesehatan mengeluarkan surat edaran tentang Kewaspadaan Terhadap Lonjakan Covid-19 bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri," kata dr. Siti, dikutip dari laman resmi Kemenkes RI, Selasa (12/11/2023).

Dalam surat edaran tersebut, pelaku perjalanan luar negeri mempunyai risiko tertular Covid-19 akibat interaksi dengan orang lain dari berbagai negara.

Setiap orang perlu dipastikan mempunyai kekebalan yang cukup untuk melakukan perjalanan sehingga tidak tertular dan menjadi sumber penularan selama perjalanan dan ketika kembali ke tanah air.

"Sehingga masyarakat sangat direkomendasikan untuk segera melengkapi vaksinasi Covid-19 baik dosis primer maupun booster sesuai ketentuan. Perlu ada upaya agar tingkat imunitas masyarakat tetap tinggi dengan memastikan tersedianya pelayanan vaksinasi Covid-19," ujarnya.

"Kepala Dinas Kesehatan provinsi dan kabupaten/kota diminta untuk memastikan semua puskesmas dan fasilitas kesehatan masyarakat lainnya yang berada di wilayah kerjanya tetap memberikan pelayanan vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat diwilayah nya masing-masing," sambungnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga diminta untuk menjamin ketersediaan vaksin dan logistik lainnya, juga harus memastikan masyarakat mendapatkan akses informasi dengan baik mengenai lokasi mendapatkan layanan vaksinasi Covid-19.

Ia menuturkan, sebagai langkah pencegahan, ada beberapa upaya antisipasi yang bisa dilakukan oleh masyarakat, pertama masyarakat yang batuk flu diimbau agar segera melakukan tes Covid-19. Jika hasilnya positif lakukan isolasi mandiri dan akses telemedisin setelah mendapatkan notifikasi dari Kemenkes.

"Kemudian menggunakan masker saat sakit flu atau saat berada di kerumunan atau tempat umum yang berisiko, cuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir. Lengkapi vaksinasi sampai booster kedua. dan tunda bepergian ke daerah yang melaporkan lonjakan kasus Covid-19," terangnya.

Untuk diketahui, data infeksi emerging Kementerian Kesehatan menunjukkan kasus Covid-19 di RI meningkat tajam sejak akhir Oktober 2023. 

Pada periode 1-26 Oktober, jumlah kasus tercatat 230 sementara angkanya melonjak 54 persen menjadi 355 pada 1-26 November 2023. Kenaikan ini diperkirakan sejalan dengan masuknya varian Eris atau EG.5 dan EG.2. (*)