• Senin, 01 Juni 2026

Debat Perdana Capres Dinilai Dapat Pengaruhi Sikap Pemilih Terutama Swing Voters

Selasa, 12 Desember 2023 - 16.45 WIB
118

Pengamat Politik Unila, Bendi Juantara. Foto: Kupastuntas.co

Sri

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Debat perdana calon presiden 2024 akan digelar pada Selasa (12/12/2023) malam nanti. Debat ketiga capres akan berlangsung di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat.

Debat yang akan digelar pukul 19.00 WIB tersebut dipandu langsung dua moderator, yakni Ardianto Wijaya dan Valerina Daniel dari TVRI.

Adapun tema debat capres pertama adalah 'Hukum, HAM, Pemerintahan, Pemberantasan Korupsi, dan Penguatan Demokrasi'.

Pengamat Politik Unila, Bendi Juantara mengatakan debat kandidat calon presiden atau wakil presiden sebagai bagian yang sangat penting dan strategis dalam tahapan pemilu.

"Debat ini secara substansi akan menyajikan atau mengeksplore pemahaman, wawasan, kapasitas dan kapabilitas dari pasangan calon dalam berdialog serta kemampuan mempertahankan argumen terkait tema yang diangkat termasuk ide inovasi yang bersifat solutif menyelesaikan persoalan pokok negara," ujarnya, saat dikonfirmasi, Selasa (12/12/2023).

Dosen ilmu pemerintahan Fisip Unila itu juga mengaku, pada debat perdana ini dinilai sedikit banyak akan mempengaruhi sikap pemilih.

"Terutama swing voters yang belum menentukan pilihannya yang dalam hal ini juga jumlahnya besar," katanya.

Jadi kesempatan debat ini menjadi momentum bagi capres cawpres untuk menarik simpati dan dukungan pemilih tersebut.

"Karena debat ini menjadi strategis, maka kemasan teks dan penyampaian pesan oleh  calon menjadi menarik untuk kita perhatikan bersama," ungkapnya.

Yang perlu diperhatikan yaitu mulai dari struktur teks, kosakata, gaya bahasa, kalimat, gaya tubuh hingga ide substansinya akan jadi perhatian semua pihak yang melihat dan mendengar.

"Terutama dalam pembahasan tema yang diangkat seperti persoalan hukum, Ham, Korupsi dan demokrasi yang hari ini menjadi persoalan utama dan perlu diurai dan diselesaikan," katanya.

Ia juga mengharapkan para panelis dapat membantu masyarakat yang menyaksikan debat tersebut atas ketegasan jawaban.

"Kita berharap panelis dapat membantu kita mendapatkan ketegasan jawaban dari masing-masing calon," terangnya.

Bendi mengaku, setiap pasangan kandidat tentu sudah mempersiapkan dengan matang materi yang akan disampaikan terkait tema.

"Dengan melihat background saya rasa setiap pasangan memiliki modalitas sendiri dalam merespon debat nanti," katanya.

"Tapi saya meyakini debat ini akan berlangsung sangat terbuka sejak identifikasi masalah sampai solusi solusi yang ditawarkan," tandasnya. (*)

Editor :