• Sabtu, 16 Mei 2026

Program Pinjaman Tanpa Bunga Bagi UMKM di Bandar Lampung Terkendala BI Checking

Selasa, 12 Desember 2023 - 15.50 WIB
117

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandar Lampung, Riana Apriana, saat dimintai keterangan, Selasa (12/12/2023). Foto: Sri/Kupastuntas.co

Sri

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Program Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung yaitu pinjaman tanpa bunga bagi usaha mikro kecil menengah (UMKM) di tahun 2023 masih minim peminat.

Yaitu total dari puluhan yang mengajukan pinjaman tersebut, total baru 15 pelaku UMKM yang di ACC (disetujui) oleh pihak BNI. Bank yang bekerjasama dengan pemkot setempat.

Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandar Lampung mengaku, masih sedikitnya yang disetujui pinjamannya oleh bank tersebut, lantaran terkendala BI checking para pelaku UMKM.

"Kendalannya sampai dengan sekarang yaitu BI checking. Karena memang UMKM binaan kita sudah banyak yang mempunyai pinjaman di tempat lain," ujar Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandar Lampung, Riana Apriana, saat dimintai keterangan, Selasa (12/12/2023).

BACA JUGA: Pemkot Bandar Lampung Siapkan 5 Miliar Buat Program Pinjaman Tanpa Bunga Bagi UMKM

Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa dengan adanya BI checking tersebut, sehingga pihak Bank tidak bisa memberikan pinjaman.

"Walaupun 10 ribu saja ada tagihan macet atau apa, maka itu langsung masuk daftar hitam," ungkapnya.

Riana Apriana menyampaikan, dari 20 UMKM binaan dinas Koperasi yang di acc hanya empat orang di 2023 ini.

"Belum dari Dinas Perdagangan dan Dinas Perindustrian itu ada juga yang mengajukan pinjaman," jelasnya.

Ia juga berharap, bahwa pihak bank untuk memberikan kemudahan bagi UMKM binaan meski ada kredit macet nasabah.

"Maunya kita diberikan kemudahan. Tapi ya itu tadi perbankan juga punya aturan," jelasnya.

Sebelumnya, Pemerintah kota (Pemkot) Bandar Lampung sendiri telah menyiapkan dana sebesar Rp5 miliar guna program pinjaman tanpa bunga tersebut.

"Kita telah menyiapkan Rp5 miliar untuk pinjaman tanpa bunga bagi UMKM ini," ujar Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana.

Eva mengaku, besarannya bisa Rp25 sampai Rp50 juta seluruh UMKM dapat kesempatan yang sama.

"Yang mana bunganya ini pemkot yang bayar, sementara pelaku UMKM hanya pokok nya saja yang bayar," jelasnya.

Namun sangat disayangkan, hingga saat ini UMKM yang telah meminjam dana dari program tersebut baru sedikit.

"Masih 15 UMKM yang minjem ini. Sehingga kita sosialisasikan bahwa ada pinjaman tanpa bunga ke semua UMKM yang ada di Bandar Lampung," tandasnya. (*)

Editor :