Waduh! Kartu SIM Telepon Tiga Pimpinan DKPP Diretas
Waduh! Kartu SIM Telepon Tiga Pimpinan DKPP Diretas. Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Nomor telepon pribadi milik
tiga pimpinan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yakni Heddy Lugito,
Ratna Dewi Pettalolo, dan I Dewa Kade Wiarsa mengalami peretasan oleh pihak
tidak bertanggung jawab.
Ketua DKPP, Heddy Lugito mengatakan, kartu telepon module
identitas pelanggan atau Subscriber Identity Module (SIM card) miliknya pribadi
telah diretas pihak tidak bertanggung jawab sejak Senin (8/1/2024) malam.
"SIM card handphone saya di-hack (diretas), dan bukan
cuma saya, ada nomornya Bu Dewi dan Pak Dewa (anggota lain DKPP). Bareng
diretasnya, di waktu yang bersamaan tadi malam," kata Heddy usai peresmian
gedung baru Kantor DKPP Pusat di Jakarta, Selasa (9/1/2024).
Heddy mengungkapkan, kecurigaannya menguat setelah dia tidak
bisa menjawab pesan-pesan di aplikasi WhatsApp miliknya sejak Senin (8/1/2024)
malam. Bahkan, upaya untuk mengunduh ulang aplikasi tersebut selalu gagal.
Barulah kemudian pada sekitar pukul 02.00 WIB Selasa
(9/1/2024), Heddy dan beberapa anggota DKPP mengetahui, bahwa kartu SIM yang
mereka pakai itu telah diretas.
"Ketahuannya tadi pagi subuh, mau (kirim pesan) WhatsApp
kok tidak bisa. Jadi, kalau mau WhatsApp-an harus daftar ulang terus. Saya mau
download aplikasi juga tidak bisa. Ternyata pas dicek, nomor saya
di-hack," ungkapnya.
Heddy enggan berspekulasi lebih jauh dulu terkait peretasan
nomornya dan koleganya tersebut.
"Jangan berpikir yang aneh-aneh. Saya juga (menganggap)
lucu, kenapa hanya kami bertiga yang diretas," ujarnya.
Sementara itu, saat ditanya apakah akan melaporkan kejadian
tersebut ke polisi, Heddy lebih memilih untuk tidak melapor dulu. Ia mengaku,
ingin mengurus masalah itu sendiri.
Atas masalah tersebut, Heddy mengaku akan berupaya mengurus
pemulihan dengan mengganti kartu teleponnya.
"Saya harus ke Grapari, ganti SIM card, tetapi saya mau
ganti kartu saja, nomornya tidak ganti," tutup Heddy. (*)
Berita Lainnya
-
Perintah Kapolda Lampung Tembak di Tempat Pelaku Begal Tuai Pro dan Kontra
Sabtu, 16 Mei 2026 -
PLN UID Lampung Dorong 100 Persen Kendaraan Operasional Berbasis EV
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Tembak di Tempat Pelaku Begal, Instruksi Kapolda Lampung Dinilai Sejalan dengan Hukum Progresif
Jumat, 15 Mei 2026 -
Muhammad Fari Madyan Alumnus Universitas Teknokrat Indonesia Sukses Bangun Ekosistem Digital Lampung hingga Tembus Perusahaan Internasional
Jumat, 15 Mei 2026








