• Selasa, 28 Mei 2024

Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian Warga BNS Lambar yang Hilang Teseret Aliran Way Semangka

Jumat, 05 April 2024 - 10.40 WIB
176

Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian Warga BNS yang Hilang Teseret Aliran Way Semangka. Jumat, (5/4/2024). Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Lampung Barat - Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI Polri dan juga masyarakat kembali melanjutkan pencarian terhadap Sadikin, warga Pekon (Desa) Tri Mekarjaya, Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS) yang hilang terseret aliran Way Semangka.

Kepala Badan Pananggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Barat, Padang Priyo Utomo mengatakan, bahwa proses pencarian terhadap korban dilakukan bersama tim gabungan dengan menyisiri aliran sungai.

"Satu pleton tim Sar BPBD, Basarnas termasuk dari TNI Polri dan dibantu masyarakat kembali melanjutkan pencarian dengan menyusuri aliran sungai Way Semaka, semoga pencarian membuahkan hasil," kata Padang, Jumat (5/4/2024).

Ia menambahkan, BPBD menggunakan berbagai sarana prasana untuk menunjang pencarian terhadap korban seperti perahu karet serta berbagai kebutuhan lain untuk memaksimalkan pencarian terhadap korban.

BACA JUGA: Breaking News! Dua Warga BNS Lambar Hanyut di Kali Semangka, 1 Belum Ditemukan

Kapolsek BNS, Iptu Edwar Panjaitan menambahkan, tim gabungan melakukan pencarian korban dengan menyusuri sungai Way Semaka menggunakan perahu karet, ia berharap dengan doa dan dukungan masyarakat korban bisa ditemukan.

"Tim melakukan pencarian dengan menggunakan perahu karet, menyusuri sepanjamg aliran sungai Way Semangka, upaya pencarian terus dilakukan, semoga korban bisa segera ditemukan dan dalam keadaan selamat," kata Edwar.

Seorang warga Pekon (Desa) Tri Mekarjaya, Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS) bernama Sadikin hilang terseret arus sungai Way Semaka saat hendak memperbaiki rakit penyebrangan yang ada di aliran sungai setempat.

Anggota DPRD Lampung Barat, Sugeng Hari Kinaryo Adi mengatakan, jika peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17:30 WIB, ia mengatakan kronologis hilangnya korban bermula saat ia hendak memperbaiki rakit dengan menggunakan sampan.

"Saat itu korban dari arah sawah Rawa Kalong ingin membenarkan rakit di sungai, ia kemudian naik sampan bersama temannya bernama Adidin, saat sedang memperbaiki rakit sampan nya terbalik," kata Sugeng, Kamis (4/4/2024).

BACA JUGA: Cuaca Ekstrem, Pencarian Korban Hanyut di BNS Lambar Dilanjutkan Besok

Karena kondisi sungai sedang terjadi banjir salah sehingga korban tenggelam terbawa arus, sedangkan temannya berhasil loncat dan berenang ke tepian, hingga saat ini kata dia korban belum ditemukan.

"Teman korban berhasil selamat karena ketika sampan nya terbalik temannya langsung melompat dan berenang ke tepian tetapi korban yang hilang keseimbangan lalu tenggelam terseret arus," sambungnya.

Sugeng menambahkan, berdasarkan keterangan dari rekan korban yang selamat, sebelum tenggelam korban bersama tiga rekannya bergotong royong memperbaiki rakit sebab tali rakit kurang pas dan harus diperbaiki.

"Diseberang korban dan rekannya naik perahu sampan milik mang ebah pas udah di tengah lewat sedikit engga di tengah banget tiba-tiba perahu sampan malang terus tenggelam untuk rekannya berhasil selamat," ujarnya.

"Namun sampai saat ini korban belum berhasil ditemukan masyarakat bersama pihak terkait sedang berupaya mencari keberadaan korban, bahkan tim dari BPBD audah ada dilokasi untuk membantu pencarian korban," tambahnya. (*)